Sukses

Dianggap Mitos, 5 Hewan Ini Ternyata Hidup di Dunia Nyata

Liputan6.com, Jakarta - Kita tentu pernah mendengar legenda dan cerita hewan mitologi. Cerita itu misalnya mitos keberadaan unicorn, kraken, dan bigfoot. Makhluk itu umumnya menyerupai hewan atau setengah hewan setengah manusia.

Di dunia, memang terdapat lebih dari ribuan spesies hewan. Beberapa hewan pun belum ditemukan peneliti. Itu terbukti dari peneliti yang masih menemukan beberapa spesies baru hingga saat ini.

Ternyata, beberapa hewan yang saat ini ada pernah menjadi mitos atau asal-usul mitos. Melansir dari Curiosity, Rabu (31/7/3019), berikut beberapa hewan mitologi yang nyata dan dapat kita jumpai.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 6 halaman

1. Paus bertanduk

Pada abad pertengahan hingga Renaissance, tanduk unicorn disukai. 

"Tanduk unicorn" yang diperjualbelikan itu merupakan hasil tangkapan Viking. Namun sesungguhnya, tanduk unicorn itu merupakan tanduk salah satu spesies paus.

Pada 1577, Martin Frobisher menemukan paus bertanduk mati dan menyebutnya "unicorn laut." Memang tampaknya paus bertanduk atau narwhal merupakan salah satu asal-usul mitos tanduk unicorn.

3 dari 6 halaman

2. Badak

Selain paus laut, keberadaan unicorn juga dikaitkan dengan badak. Pada abad pertama masehi, ada gambar yang mendeskripsikan gambaran bentuk unicorn.

Gambaran unicorn itu berupa kepala rusa, kaki gajah, dan ekor babi hutan. Suaranya dalam dan rendah, dan memiliki tanduk hitam yang menonjol dari tengah dahinya.

Jika diamati, ciri-ciri itu mirip dengan badak.

4 dari 6 halaman

3. Platipus

Platipus memang memiliki bentuk yang unik. Pada 1798, Kapten John Hunter dari Royal Navy (Angkatan Laut Britania Raya) menggambar sketsa platipus. Namun, naturalis Eropa tidak memercayai keberadaan platipus.

Setelah diteliti secara sains, barulah para naturalis percaya keberadaan platipus.

5 dari 6 halaman

4. Gorila

Sebelum munculnya mitos bigfoot, ribuan tahun sebelumnya, gorila juga menjadi mitos makhluk hutan.

Sekitar lima tahun sebelum masehi, pengelana menceritakan kisah monster menyerupai manusia yang mengunjungi perkemahannya. Mitos itu ada hingga pada 1847, peneliti mengungkapkan itu adalah gorila.

6 dari 6 halaman

5. Cumi-cumi raksasa

Laut menyimpan misteri, itu pun menyebabkan banyak mitos-mitos soal makhluk laut. Gurita raksasa yang disebut kraken, mitos monster laut Yunani yang disebut Skilla, atau makhluk gurita berkepala hiu yang disebut Lusca.

Sekitar 1853an, peneliti dari Norwegia Jupetus Steenstrup mendeskripsikan mitos-mitos itu berasal dari cumi-cumi raksasa.

Penulis:

Santi Muhrianti

Universitas Padjadjaran