Sukses

Selamat Hari Waisak 2019, Begini Doa dan Harapan Warganet

Liputan6.com, Jakarta - Tepat hari ini, Minggu (19/5/2019), umat Buddha merayakan Hari Raya Waisak 2563 BE/2019⁣⁣. Perayaan Waisak menjadi hari yang disucikan dan dan dimuliakan umat Buddha di seluruh dunia. Perayaan Vesak di Indonesia biasanya berpusat di kawasan Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah. 

Perayaan yang diperingati tiap tahun itu pun berjalan dengan sakral. Umat Buddha menjalankan proses demi proses dengan suasana khusyuk. Para umat tampak duduk bersila diam dengan sikap tangan anjali. 

Peringatan Hari Waisak pun ramai dibahas para pengguna jejaring sosial. Pantauan tim Citizen6-Liputan6.com, lini masa Twitter hingga kini dibanjiri beragam twit warganet yang memberi ucapan kepada saudara, teman maupun tokoh idola yang merayakan Hari Waisak.

Selain itu, warganet juga menyampaikan harapan mereka di hari peringatan tiga peristiwa suci dalam kehidupan Buddha Gautama. Tiga peristiwa penting yang dinamakan Trisuci Waisak ini yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna, dan kemangkatan Sang Buddha.

2 dari 3 halaman

Ucapan Hari Waisak

Tagar #Waisak, #VesakDay dan #Vesak2019 pun dicantumkan warganet dalam unggahan mereka. Berikut sejumlah ucapan dan doa warganet di Hari Waisak 2019.

Saking banyaknya twit yang membanjiri lini masa, perbincangan Hari Waisak menjadi topik yang paling ramai dibahas warganet. Tagar #Waisak dan #VesakDay bahkan berada di jajaran teratas trending topic Twitter. 

Dari Candi Borobudur, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2563 BE. Semoga semua mahluk berbahagia selamanya. pic.twitter.com/JlKTyV0oRO

— Ryu Deka (@RyuDeka) May 18, 2019

 

 

3 dari 3 halaman

Perayaan Waisak di Candi Borobudur

Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti detik-detik Waisak 2563 BE/2019 di pelataran Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (19/5/2019), pukul 04.11 WIB. 

Peristiwa penting ini ditandai dengan pemukulan gong tiga kali dan pemercikan air berkah, serta membacakan Paritta Jayanto dan umat bersikap anjali.

Tuntunan meditasi Waisak oleh Biksu Wongsin Labhiko Mahathera dan pada saat meditasi suasana hening. Selesainya meditasi ditandai dengan pemukulan gong satu kali.

Rangkaian detik-detik Waisak 2563 BE/2019 ditutup dengan pradaksina mengelilingi Candi Borobudur sebanyak tiga kali yang diikuti oleh para biksu dan seluruh umat Buddha.

Setiap tahunnya perayaan Vesak selalu menjadi perayaan yang menarik minat turis lokal maupun turis asing untuk datang ke Borobudur. Prosesi akhir dari perayaan ini yang paling di nanti-nanti oleh turis yaitu pelepasan seribu lampion sebagai tanda penutupan ritual Tri Suci Waisak 2563 BE/2019. Dalam penutupan ritual tersebut suasana sakral terasa saat lampion-lampion dilepaskan ke langit pada malam hari.

Loading
Artikel Selanjutnya
Peringatan Hari Waisak 2019 Pindah ke Candi Muara Takus, Ini Alasannya