Sukses

Limbah Rambut Jadi Solusi Inovatif Atasi Pencemaran Sungai

Liputan6.com, Jakarta - Sungai biasa disebut sebagai sumber kehidupan. Sungai kerap difungsikan sebagai sumber mata pencaharian masyarakat di sekitar tepi sungai. Sungai pun dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air. Sayangnya, kemajuan zaman mulai mengancam keberlangsungan sungai di berbagai tempat.

Kemajuan zaman membuat manusia banyak menghasilkan sampah, baik sampah industri dan rumah tangga. Bukannya mengolah limbah agar ramah terhadap lingkungan, kebanyak orang justru membuang begitu saja limbah ke sungai. Bisa terbayangkan limbah logam, minyak, merkuri, dan masih banyak lagi tercampur dengan air sungai dan dikonsumsi langsung oleh warga, itu semua akan sangat berakibat buruk bagi kesehatan mereka.

Kondisi tersebut yang membuat sebuah lembaga nonprofit yang bergerak di bidang lingkungan, Clean Action, berupaya untuk meminimalisir risiko tersebut.

Mereka datang dengan gagasan segar dan cukup ekonomis untuk mengembalikan kebersihan sungai, tak lain agar warga yang bergantung pada sungai sebagai sumber airnya sehari-hari bisa terbebas dari ancaman limbah-limbah kimia berbahaya yang dihasilkan dari pabrik-pabrik.

Hair River Filter menjadi projek percontohan yang memanfaatkan limbah rambut dari salon maupun pangkas rambut menjadi filter air yang efektif menyerap limbah kimia berbahaya. Mungkin kita pernah bertanya-tanya sesaat selesai memangkas rambut di salon maupun pangkas rambut, kemanakah limbah rambut itu terbuang?

Ada yang memanfaatkannya sebagai wig rambut, namun kebanyakan limbah rambut dibuang percuma begitu saja. Di balik itu, sebuah studi di National Institute of Science, Technology & Development Studies, New Delhi, India. menunjukkan bahwa rambut sangat efektif menyerap limbah-limbah berbahaya seperti merkuri, logam, minyak, kadmium, dan lainnya.

 

2 dari 2 halaman

Proses Pembuatan Hair River Filter

Proses pembuatan hair river filter dimulai dari seluruh limbah rambut dikumpulkan dan kemudian dibentuk menjadi beberapa gumpalan rambut. Lalu gumpalan-gumpalan rambut tersebut disusun menjadi satu membentuk bidang kotak.

Bidang kotak rambut itu ditekan dari kedua sisi dengan jaring besi berukuran persegi panjang, jadilah sebuah blok filter rambut. Selanjutnya, beberapa blok filter rambut di simpan di sungai yang telah tercemar selama satu hingga dua minggu agar rambut dapat menyerap bahan limbah kimia berbahaya. Proses yang sangat sederhana dan terhitung sangat ekonomis untuk menanggulangi masalah kronis pencemaran sungai.

“Kami berharap proyek percontohan Hair River Filter ini dapat menginspirasi perusahaan- perusahaan, pabrik, atau pun LSM untuk melakukan hal yang sama atau pun menciptakan gagasan-gagasan baru yang lebih ekonomis demi membersihkan sungai-sungai di Indonesia untuk khalayak ramai, khususnya bagi mereka yang menggantungkan hidupnya pada sungai. Karena sungai memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup sekitarnya,” kataHendro Talenta, Program Director Clean Action.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Uniknya Menikah di Hutan Bambu

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Pagi Santai Menyusuri Sungai Naik Sepur Kalen ala Warga Boyolali
Artikel Selanjutnya
Akhir Tragis Buaya Raksasa di Desa Tamiang