Citizen6, Kendal: Daging kambing ternyata lebih menyehatkan ketimbang jenis daging lainnya. Dalam 100 gram daging kambing terdapat: 154 kalori, 9,2 mg lemak, dan 3,6 mg lemak jenuh. Selain itu, daging kambing juga salah satu sumber zat besi, vitamin B, kolin, dan selenium terbaik. Rata-rata bagi yang memiliki penyakit darah rendah, dianjurkan dua hari sekali untuk memakan sate kambing, terutama bagian hatinya beberapa tusuk untuk meningkatkan tekanan darah. Memang belum ada uji medis tentang hal tersebut, tetapi telah banyak bukti bahwa memakan daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah.
Salah satu warung sate kambing legendaris ada di Kabupaten Kendal, tepatnya daerah Cepiring, kawasan eks Gedung Bioskop Sriagung. Warung Sate Pak Dul, milik keluarga Imigran dari Yogja tersebut konon sudah berdiri di Kendal sejak jaman penjajahan Jepang. Tidak hanya sate kambing bumbu kecap merica dan gule saja. Di tempat tersebut kita juga bisa menemukan berbagai menu seperti gule dan sop kaki kambing, yang dipercaya berguna untuk memperlancar balita yang terlambat berjalan.
Satu lagi menu yang tak boleh dilewatkan adalah “Lulur dalam”, berupa otot lembut yang terdapat di sela tulang belakang kambing. Cara menyajikannya unik, otot mentah dipotong dadu, kemudian langsung disajikan diatas cawan ditaburi merica dan kecap, khasiatnya untuk stamina pria. Ada juga Torpedo kambing yang juga banyak diburu kaum pria karena berkhasiat untuk meningkatkan potensi pria, serta empedu kambing yang banyak meyakini juga cukup berkhasiat.
Perbedaannya adalah, jika torpedo harus dimasak atau disate, sedangkan empedu harus ditelan mentah-mentah. Bahkan, mengonsumsi empedu kambing juga dapat menyembuhkan penyakit malaria. Dalam beberapa buku pengobatan Cina, memang terdapat empedu untuk mengobati malaria misalnya empedu ular. "Akan tetapi ternyata empedu kambing juga memiliki khasiat yang sama dengan empedu ular" kata H.Jamzuri sang pemilik warung. Tertarik mencobanya, datang saja ke warung tersebut di Jalan Sriagung Cepiring Kabupaten Kendal Jawa Tengah. (Pengirim: Aryo Widiyanto)
Perbedaannya adalah, jika torpedo harus dimasak atau disate, sedangkan empedu harus ditelan mentah-mentah. Bahkan, mengonsumsi empedu kambing juga dapat menyembuhkan penyakit malaria. Dalam beberapa buku pengobatan Cina, memang terdapat empedu untuk mengobati malaria misalnya empedu ular. "Akan tetapi ternyata empedu kambing juga memiliki khasiat yang sama dengan empedu ular" kata H.Jamzuri sang pemilik warung. Tertarik mencobanya, datang saja ke warung tersebut di Jalan Sriagung Cepiring Kabupaten Kendal Jawa Tengah. (Pengirim: Aryo Widiyanto)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/133738/original/120306asate.jpg)