Sukses

Sering Lambat Berpikir, 5 Hobi Ini Dapat Melatih Kecerdasan

Liputan6.com, Jakarta Kecerdasan manusia merupakan anugerah, kecerdasan itu sendiri terdiri dari sekumpulan keterampilan seperti, pengetahuan, daya ingat, kecakapan berbicara, kemampuan analitis, dan pengenalan pola.

Dari berbagai jenis keterampilan yang ada pada manusia, beberapa di antaranya dapat diperoleh dan dilatih untuk mendorong kecerdasan manusia agar semakin meningkat. Dalam banyak cara, otak manusia diibaratkan seperti otot, semakin sering Anda berolahraga, maka otot Anda akan semakin bertambah kuat. Anda dapat melatih otak Anda dengan berbagai cara, termasuk dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat dijadikan sebagai hobi yang menarik bagi Anda.

Mungkin selama ini Anda tidak menyadari, jika ada beberapa kegiatan atau hobi yang dapat Anda lakukan sangat bermanfaat bagi kecerdasan otak Anda. Apa saja hobi yang dapat melatih kecerdasan otak tersebut? Mari kita simak informasi berikut ini!

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 6 halaman

1

1. Bermain Scrabble

Scrabble merupakan jenis permainan dengan memanfaatkan pengetahuan kosakata. Permainan ini sendiri pertama kali diciptakan pada tahun 1938 oleh seorang pengangguran yang memiliki gelar arsitek, Alfred Mosher Butts, yang tinggal di Jackson Heights, New York, Amerika Serikat. Bermain Scrabble tidaklah mudah, karena untuk dapat memainkan permainan ini, seseorang membutuhkan pengetahuan kosakata yang luas dan pengenalan pola untuk melakukannya dengan baik dalam permainan. Permainan ini bermanfaat untuk membantu meningkatkan kekuatan otak seseorang yang memainkannya.

Para peneliti di University of Calgary di Alberta, Kanada, menemukan bahwa kemampuan manusia untuk mengenali sebuah kata, dikembangkan antara masa kanak-kanak hingga dewasa. Pada masa dewasa, kemampuan tersebut dapat ditingkatkan dengan latihan. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan bermain Scrabble. Selama studi, para peneliti mencatat bahwa pemain Scrabble yang sudah mahir, lebih cepat untuk memilih kata-kata yang harus digunakan dalam kehidupan sehari-hari ketika mereka berinteraksi, dan lebih mampu mengenali kata-kata ketika kata-kata tersebut ditulis secara vertikal. Hal ini menunjukkan bahwa, dengan latihan, bahkan sampai dewasa Anda masih dapat memperkaya pengetahuan kosakata Anda.

3 dari 6 halaman

2

2. Membaca Buku Fiksi

Selama ini, membaca buku non-fiksi dipercaya akan membuat Anda lebih pintar, karena meningkatkan pengetahuan Anda tentang peristiwa nyata, tempat, dan orang-orang penting yang memang ada di dunia nyata. Tapi apakah membaca buku fiksi memiliki manfaat?

Kemampuan membaca pada manusia bukanlah sebuah kemampuan yang didapat sejak manusia tersebut dilahirkan. Selama ini yang kita tahu, membaca adalah proses memahami sesuatu dengan menggunakan bahasa lisan. Namun ternyata, dalam proses membaca yang sesungguhnya, seseorang harus menciptakan sebuah alur di pikirannya. Alur yang terbentuk tersebut dapat lemah atau kuat, semua tergantung dari seberapa banyak latihan yang didapat seseorang.

Studi dari York University di Toronto, Ontario, menemukan bahwa, orang-orang yang sering membaca buku fiksi memiliki kemampuan empati yang lebih baik, mereka mampu memahami orang lain dengan lebih baik, dan lebih mampu melihat pandangan dunia di luar pandangan yang berasal dari diri mereka sendiri. Alasannya adalah karena ketika seseorang benar-benar membaca, yang mana orang tersebut akan menciptakan alur di kepalanya, maka bagian otak mereka akan lebih aktif. Hal ini dikarenakan mereka akan mebayangkan, seolah-olah apa yang mereka baca, benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata, dan terbentuklah sebuah alur cerita di kepala mereka. Itu berarti, membaca buku fiksi bermanfaat dan merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan IQ.

4 dari 6 halaman

3

3. Bemain Catur

Ketika Anda bermain catur, maka Anda harus menggunakan banyak keterampilan mental, seperti visualisasi, perencanaan, beradaptasi, dan kemampuan untuk membaca gerakan serta strategi lawan. Keterampilan inilah yang akan mengasah daya ingat Anda menjadi lebih baik.

Sebuah studi dilakukan kepada grandmaster catur dari Tiongkok. Dalam studi tersebut menemukan, bahwa otak seseorang yang terlatih dan mahir bermain catur, memiliki jaringan otak yang lebih baik. Jaringan otak yang baik akan mampu meningkatkan kemampuan belajar dan menghafal mereka. Selain membantu mempertajam daya ingat dalam meningkatkan kemampuan belajar, catur juga membantu orang-orang dalam keterampilan untuk memecahkan masalah dan memahami sebab dan akibat. Sehingga, orang yang terbiasa dan mahir bermain catur, umumnya akan lebih tenang dan mudah menemukan solusi ketika mereka menghadapi masalah.

5 dari 6 halaman

4

4. Menari

Sebuah studi dari Albert Einstein College of Medicine di New York City, Amerika Serikat, telah melakukan sebuah penelitian dan riset kepada sekelompok lansia yang berusia 75 tahun dan lebih. Mereka melakukan berbagai macam kegiatan mental dan fisik yang berbeda, untuk melihat bagaimana hal itu akan berdampak kepada ketajaman mental mereka.

Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah bermain teka-teki silang, bermain kartu, bermain tenis, golf, berenang, dan menari. Hasil yang didapat dari riset tersebut adalah, menari merupakan salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan fungsi kognitif. Mereka juga menyimpulkan bahwa menari sangat efektif untuk orang-orang dari segala usia. Selain memperkuat ketajaman mental seseorang, efek lain yang menarik dari menari adalah, menari membantu mencegah demensia, atau gangguan memori jangka pendek serta melatih kemampuan motorik.

Para peneliti percaya, dengan menari akan membantu seseorang melatih ketajaman daya ingat, karena tidak seperti aktivitas fisik lainnya, menari menggunakan kesadaran pikiran dan pengenalan pola gerakan. Hal ini menyebabkan jalur saraf di korteks serebral dan hipokampus untuk saling berhubungan, sehingga akan membuat daya ingat pada otak lebih kuat.

6 dari 6 halaman

5

5. Bermain Alat Musik

Seorang ahli jiwa dari University of Zurich, Jäncke Lutz, mengatakan: "Belajar memainkan alat musik sangat jelas bermanfaat dan dapat meningkatkan IQ hingga tujuh poin, baik pada anak-anak maupun orang dewasa".

Jäncke juga mengatakan, bahwa musik dapat membuat seseorang lebih mudah mempelajari bahasa asing dan menjadi lebih mudah mengerti dalam menafsirkan emosi orang lain. Saat seseorang bermain alat musik berarti ia juga harus mempelajari tentang nada, dan secara tidak langsung akan membuat kemampuan otaknya menyimpan informasi yang diterima dari pendengaran menjadi lebih baik.

Penelitian terbaru yang telah dipublikasikan secara online dalam Faculty of 1000 Biology, mengklaim bahwa alat musik dapat membuat Anda lebih cerdas. Menurut para peneliti, memainkan alat musik secara rutin akan mengubah ketajaman dan kekuatan otak Anda, sehingga memainkan alat music sangat baik digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan kemampuan kognitif.

Dalam risetnya, tim peneliti menemukan bahwa para musisi memiliki otak yang lebih berstruktur dan secara fungsional berbeda dengan mereka yang bukan musisi, terutama pada area otak yang digunakan untuk memproses dan bermain alat musik.

Apakah Anda tertarik untuk melakukan hobi baru yang dapat melatih dan meningkatkan kecerdasan serta kemampuan otak Anda? Selamat mencoba hobi baru!

Penulis:

Soyid Prabowo

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.