Pro-Kontra Makanan Kucing Halal di Socmed

Para onliner dihebohkan dengan beredarnya postingan salah satu akun Twitter yang menjual makanan halal untuk kucing.

Diterbitkan 16 Juni 2015, 13:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Citizen6, Jakarta Hewan berbulu nan lucu ini memang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Mereka memang hewan yang lembut dan menggemaskan. Tak salah jika banyak orang yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaannya.

Bagi Anda para pecinta kucing atau biasa disebut cat lovers, biasanya akan memberikan beragam hal terbaik untuk kucing kesayangan Anda, seperti makanan dengan kualitas bagus, perawatan tiap bulannya hingga aksesoris yang dikenakan. Tapi, tahukah Anda kini ada makanan halal bagi hewan berbulu nan menggemaskan itu? 

Banner menjual makanan kucing halal bernama PowerCat

Ya, beberapa waktu ini para pengguna jejaring sosial diramaikan dengan posting-an salah satu akun Twitter yang meng-upload foto banner yang tertulis menjual makanan kucing halal bermerek "PowerCat".

"PowerCat, halal-organic-fresh cat food. Satu-satunya makanan kucing halal dan sudah bisa dibeli di sini," tulisan dalam banner.

Sontak beredarnya gambar tersebut langsung menarik perhatian onliner. Pantauan Citizen6 di linimasa Twitter, terlihat para onliner menuturkan beragam ciapan pro-kontra terkait dijualnya makanan halal untuk hewan berkaki empat tersebut.

 

 

 

 

Banyak dari onliner tak mengetahui bahwa hewan seperti kucing harus mengkonsumsi makanan berlabel halal. Namun, adapula onliner yang menanggapinya dengan guyonan.

 

 

 

 

 

 

PowerCat merupakan makanan kucing yang di produksi di Indonesia yang sudah memiliki kualitas ekspor. Dilansir mypowercat.blogspot pada Selasa (16//2015), bahkan PowerCat dapat dikonsumsi manusia jika berkenan karena produk ini terbuat dari 100 persen bahan herbal alami dan dibuat dengan menggunakan teknologi pangan manusia. 

Bagaimana menurut Anda, tertarik untuk membeli? (ul/kw)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini