Meta Diminta Lebih Tegas Awasi Video AI Palsu saat Konflik Global

Meta meluncurkan Dewan Pengawas pada tahun 2020 untuk mengawasi konten.

Diterbitkan 12 Maret 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pengawas meminta Meta untuk lebih proaktif memberi label pada konten AI palsu yang beredar di platform tersebut. Mereka menilai maraknya video AI palsu yang beredar sangat membahayakan penggunanya.

Saat ini Meta sebagian besar bergantung pada pengguna untuk "mengungkapkan sendiri" ketika konten yang mereka posting dihasilkan oleh alat AI. Jika tidak, mereka menunggu seseorang untuk mengeluh kepada tim moderasi konten mereka, yang kemudian dapat memutuskan untuk memberi label pada sesuatu.

Namun Dewan Pengawas Meta yang dibentuk sejak tahun 2020 ini menilai kebijakan tersebut tidak cukup kuat untuk mengatasi skala atau kecepatan konten yang dihasilkan AI. Terlebih selama krisis atau konflik seperti sekarang.

"Kami meminta Meta untuk merombak aturan AI, apalagi peningkatan video AI palsu yang terkait konflik militer global membuat publik sulit membedakan konten palsu atau fakta. Ini menimbulkan ketidakpercayaan umum terhadap semua informasi," ujar Dewan Pengawas Meta dilansir BBC.

"Meta harus berbuat lebih banyak untuk mengatasi maraknya konten buatan AI yang menyesatkan di platformny sehingga pengguna dapat membedakan antara yang asli dan yang palsu."

Meta sendiri langsung memberikan pernyataan bahwa mereka akan mematuhi saran dewan pengawas tersebut. Meta berjanji akan memberikan label pada video AI yang bermasalah dalam waktu tujuh hari.

Meta meluncurkan Dewan Pengawas pada tahun 2020 sebagai kelompok semi-independen yang memberikan pengawasan terhadap keputusan moderasi konten di seluruh platformnya, yang meliputi Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.