Cek Fakta: Tidak Benar Peringatan BMKG Fenomena Squall Line Bawa Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Jakarta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, bagaimana faktanya? Simak artikel berikut.

Diterbitkan 13 Januari 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Desember 2025.

Klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, berupa tulisan sebagai berikut.

"Kabar penting bagi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang berencana merayakan malam pergantian tahun di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini merilis peringatan dini terkait terdeteksinya fenomena Squall Line atau garis badai memanjang yang sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju pesisir selatan serta utara Jawa. Citra satelit memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi.

Istilah Squall Line menjadi viral dan banyak dicari di Google karena dampaknya yang bisa lebih merusak daripada badai biasa. Angin kencang yang dihasilkan bisa bersifat destruktif (merobohkan baliho/pohon), dan curah hujannya bisa memicu banjir kilat dalam hitungan jam. BMKG mengimbau penyelenggara acara tahun baru untuk menyiapkan rencana cadangan (indoor) dan masyarakat diminta untuk terus memantau aplikasi info cuaca secara real-time.

Berita ini sangat krusial untuk disebarkan sekarang agar masyarakat tidak "kaget" dan bisa memitigasi bencana. Narasi yang dibangun bukan untuk menakut-nakuti, melainkan membangun kesiapsiagaan ("Sedia Payung Sebelum Hujan" dalam arti harfiah)."

Benarkah klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, BMKG melalui akun Instagram resmi BMKG @infobmkg menyatakan, BMKG tidak pernah merilis pernyataan terkait fenomena Squall Line di Jakarta.

Berikut keterangan BMKG yang diunggah akun Instagram resmi @infobmkg.

"🚨 𝗛𝗢𝗔𝗞𝗦 𝗧𝗘𝗥𝗞𝗔𝗜𝗧 “𝗦𝗤𝗨𝗔𝗟𝗟 𝗟𝗜𝗡𝗘” & 𝗠𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗧𝗔𝗛𝗨𝗡 𝗕𝗔𝗥𝗨 🚨

𝗕𝗠𝗞𝗚 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗣𝗘𝗥𝗡𝗔𝗛 merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait:

❌ terdeteksinya Squall Line

❌ ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026

❌ imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut

Hingga saat ini, tidak ada rilis resmi BMKG yang menyatakan adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut.

📌 Perlu dipahami, setiap informasi cuaca dan peringatan dini BMKG hanya disampaikan melalui kanal resmi, seperti: • Website: bmkg.go.id

• Media sosial: @infoBMKG

• Aplikasi Info BMKG

Masyarakat diimbau tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bijak bermedia, saring sebelum sharing 🙏🏼

#InfoBMKG

#SquallLine"

Sumber:

https://www.instagram.com/p/DS6NV99Ae-Y/?utm_source=ig_embed&ig_rid=fde18861-8a92-456e-9818-6f5a1b8d4d77

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta tidak benar.

BMKG tidak pernah merilis pernyataan terkait fenomena Squall Line di Jakarta.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.