Waspada Penipuan Lewat Hoaks Berkedok Cek Status Penerima Bantuan, Berikut Daftarnya

Masyarakat diimbau waspada terhadap maraknya penipuan lewat hoaks berkedok cek status penerima bantuan sosial seperti PKH dan KIS, yang berpotensi mencuri data pribadi dan merugikan korban.

Diterbitkan 22 September 2025, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Penipuan berkedok cek status penerima bantuan sosial (bansos) kembali menjadi sorotan publik. Modus kejahatan ini memanfaatkan kebutuhan dan harapan masyarakat untuk mendapatkan bantuan, dengan menyebarkan informasi palsu melalui berbagai platform digital.

Penipu kerap menyebarkan tautan atau link palsu melalui pesan berantai di media sosial dan aplikasi pesan. Tautan ini mengklaim sebagai situs resmi untuk pendaftaran atau cek status penerima bansos seperti PKH, BPNT, BLT, atau KIS. Domain tautan ini seringkali tidak berasal dari pemerintah (.go.id atau .id), melainkan merupakan upaya phishing untuk mencuri data.

Cek Fakta Liputan6.com dan berbagai sumber lainnya telah berulang kali mengungkap hoaks semacam ini, termasuk yang mencatut nama PKH dan KIS. Penipuan ini umumnya bertujuan untuk mencuri data pribadi atau meminta pembayaran di awal.

Penting bagi masyarakat untuk mengetahui ragam hoaks cek status penerima agar tidak menjadi korban. Verifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah adalah langkah krusial untuk memastikan kebenaran dan menghindari kerugian finansial maupun penyalahgunaan data.

Berikut kumpulan hoaks seputar cek status penerima bantuan.

Link untuk Cek Status Penerima PKH 2025

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk cek status penerima PKH 2025, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 7 September 2025.

Klaim link untuk cek status penerima PKH 2025 berupa tulisan sebagai berikut.

"📢 Program Bantuan Sosial PKH 2025Kementerian Sosial Republik Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk segera memeriksa status penerimaan Bantuan Sosial PKH secara online dan aman.

✅ Cek Status Penerimaan Anda Secara Mudah dan Cepat

💸 Nilai Bantuan: Rp𝟮.𝟰𝟬𝟬.𝟬𝟬𝟬,-

📲 Penyaluran melalui rekening 𝗯𝗮𝗻𝗸 atau 𝗲-𝘄𝗮𝗹𝗹𝗲𝘁 penerima

🔗 Klik link resmi berikut untuk melakukan pengecekan:

👉 Daftar Melalui 𝗧𝗘𝗟𝗘𝗚𝗥𝗔𝗠

📌 Pastikan Anda mengisi data dengan benar dan hanya melalui laman resmi Kementerian Sosial."

Unggahan tersebut disertai dengan menu daftar, jika diklik muncul link berikut.

"https://registrasi.cek-status.com/?fbclid=IwY2xjawM599hleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFwbXdkZ3ZJZURyampQQXlHAR5do3aa32e6qhRiMkNspo8NvqVJBfU6UwG8dIB8Ybi9T7rpfpp11vKhWL30dw_aem_5ObdZZd75szOqnu0ICW42A"

Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah identitas seperti nama dan nomor Telegram aktif.

Benarkah klaim link untuk cek status penerima PKH 2025? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

 

Link untuk Cek Status Penerima BSU Kemnaker 2025

Beredar postingan klaim link untuk mengecek status penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kemnaker 2025. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 9 September 2025.

Klaim tautan untuk mengecek status penerima BSU 2025, berupa tulisan sebagai berikut:

"BSU KEMNAKER 2025 SUDAH DIBUKA!

💸 Dapatkan bantuan langsung sebesar Rp600.000!

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja/buruh yang memenuhi syarat.

📌 Cek sekarang dan pastikan kamu terdaftar!"

Dalam unggahan yang menyertakan foto Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, turut menyertakan tulisan berikut:

"BSU 2025

KEMENTERIAN kETENAGAKERJAAN MENYALURKAN BANTUAN SUBSIDI UPAH SENILAI RP 600.000

CEK STATUS ANDA UNTUK PENERIMAAN BANTUAN SUBSIDI UPAH (BSU)"

Ketika link "daftar" dibuka, mengarah pada pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telegram.

Benarkah klaim link untuk mengecek status penerima BSU Kemnaker 2025? Simak simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

Cek Status Penerima Bantuan KIS dalam Kartu BPJS

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link mengecek status penerima bantuan KIS dalam Kartu BPJS, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 7 Agustus 2025.

Klaim link mengecek status penerima bantuan KIS dalam Kartu BPJS, berupa tulisan sebagai berikut.

"Ada kabar baik nih untuk pengguna BPJS bahwa di dalam kartu BPJS anda terdapat KIS(BSU) senilai Rp 1.700.000. Yuk Cek nama Anda atau daftar nama anda sekarang juga!!!"

Unggahan tersebut mencantumkan link berikut.

"https://daftar3-bpjs.updateterkini2025.com/?fbclid=IwY2xjawMzO_NleHRuA2FlbQIxMQABHlwLsYSImjumzNUgcYdCC0Y5ahDWm4TCRHXa-xLQH79_cLis7Yym3C67B-tI_aem_Q-XtQmpyeN2qkUUC4qayZA"

Jika link tersebut diklik mengarah pada halaman situs yang menampilkan lambang BPJS Kesehatan di bawahnya terdapat formulir digital yang meminta sejumlah identitas, seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.

Benarakah klaim link mengecek status penerima bantuan KIS dalam Kartu BPJS? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.