Sukses

Daftar Pejabat yang Dicatut Jadi Bahan Hoaks, dari Jokowi sampai Puan Maharani

Liputan6.com, Jakarta - Pejabat kerap dijadikan sasaran hoaks untuk menciptakan kesan tertentu, hal ini tentu dapat merugikan pihak yang menjadi korban.

Berdasarkan hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dari informasi yang beredar di tengah masyarakat, sejumlah nama pejabat terbukti pun dicatut untuk dijadikan bahan hoaks.

Berikut daftar terkini pejabat yang dicatut untuk bahan hoaks

Ratu Elizabeth II Ingin Jadikan Presiden Jokowi Sebagai Pewaris Takhta

Beredar kembali di media sosial postingan yang mengklaim Ratu Elizabeth II ingin menjadikan Presiden Jokowi sebagai pewaris takhta. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 September 2022.

Dalam postingannya terdapat gambar Presiden Jokowi menggunakan mahkota kerajaan bersanding dengan Ratu Elizabeth II.

Postingan itu disertai narasi:

"Ratu Elizabeth II Tertarik Menjadikan Jokowi Pewaris Takhta, Ratu: Dia Orang Jujur Dan Sederhana"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Ratu Elizabeth II ingin menjadikan Presiden Jokowi sebagai pewaris takhta? Simak dalam artikel berikut ini...

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Ma'ruf Amin

Wapres Ma'ruf Amin Ajak Rakyat Naik Sepeda Agar Lebih Irit Akibat BBM Naik

Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta rakyat naik sepeda agar lebih irit karena BBM naik. Postingan ini beredar sejak akhir pekan kemarin.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 5 September 2022.

Dalam postingannya terdapat foto Ma'ruf Amin dengan tulisan "Ma'ruf: BBM naik rakyat pakai sepeda lebih irit"

Akun itu menambahkan narasi:

"Apalah daya, dia cuma aki aki yg trjebak syahwat kekuasaan, bersuara untuk menyenangkan rezim yg mberinya makan, sia-sia sudah ilmu yg sdh mbesarkan namanya, Allah sendiri yg mncabut ilmu kewibawaan yg dimilikinya akibat syahwatnya....gak kebayang gmna nanti matinya"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta rakyat naik sepeda agar lebih irit karena BBM naik? Simak dalam artikel berikut ini...

Kas Negara Tipis Ma'ruf Amin Minta Rakyat Sisihkan Harta Bantu Pemerintah dalam Judul Artikel Ini

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim judul artikel "Ma'ruf amin: kas negara menipis Ma'ruf Amin minta rakyat sisihkan harta bantu pemerintah", klaim tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 September 2022.

Klaim yang diunggah tersebut berupa tangkapan layar judul artikel "Ma'ruf amin: kas negara menipis Ma'ruf Amin minta rakyat sisihkan harta bantu pemerintah". Dalam tangkapan layar tersebut terdapat keterangan penulis Delvira Hutabarat dimuat pada 31 Agu 2022, 20:09 WIB.

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Jangan tanya apa yg sudah negara berikan kepada eluuuu...

Tapi tanyain terossss, elu udah ngasihh apa ke negara..

Jangan lupa 2024 ipeh lagi yaaaa!!!!"

Benarkah klaim judul "kas negara menipis Ma'ruf Amin minta rakyat sisihkan harta bantu pemerintah"? Simak dalam artikel berikut ini...

3 dari 4 halaman

Pernyataan Puan Maharani dalam Judul Artikel Liputan6.com

Beredar di media sosial artikel Liputan6.com berjudul "Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Licik". Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook.

Akun itu berupa cuplikan layar dengan judul artikel "Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Licik"

Dalam postingan, artikel itu diunggah pada 1 Agustus 2022 pukul 17.00 WIB.

Lalu benarkah postingan artikel Liputan6.com berjudul "Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Licik"? SImak hasil penelusurannya di sini.

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.