Liputan6.com, Jakarta- Hoaks yang beredar di media sosial semakin beragam, mulai dari seputar kesehatan hingga agama. Sebab itu kita harus mewaspadai informasi palsu ini.
Mempercayai hoaks tersebut tentu dapat menimbulkan kerugian, untuk menghindarinya kita sebaiknya selektif dalam mempercayai informasi dengan memastikan informasi yang didapat.
Untuk memudahkan masyarakat mengidentifikasi informasi yang didapat hoaks atau benar, Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah informasi.
Advertisement
Berikut kumpulan hoaks yang beredar dalam sepekan hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
1. Jamaah Haji Indonesia Dilarang Bawa Air Zamzam Karena Dianggap Radikal
Beredar di media sosial postingan video yang menyebut air zamzam tidak boleh dibawah jemaah haji Indonesia karena dianggap radikal. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 16 Juli 2022.
Dalam postingannya terdapat video berdurasi 1 menit 4 detik seorang petugas sedang memeriksa koper jemaah haji. Petugas itu menyebutkan tidak boleh ada air zam-zam untuk dibawa oleh jemaah haji.
Namun akun tersebut menambahkan narasi:
"Sampai Di IndonesiaPeraturan yang bikin rumit
Air Zam-zam jadi barang Terlarang
Bendera Tauhid saja jadiRadikal!!!
SEMAKIN NGERII KONDISI NEGERI INI"
Lalu benarkah postingan yang menyebut air zamzam tidak boleh dibawah jemaah haji Indonesia karena dianggap radikal? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.
Â
2. Peserta BPJS Kesehatan Wajib Skrining Kesehatan Sebelum Periksa ke Fasyankes
Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan pesan berantai yang menyebut peserta BPJS Kesehatan wajib melakukan skrining kesehatan sebelum memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan. Pesan berantai itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
Berikut isi pesan berantai tersebut:
"Assalamualaikum.. Salam sehat..
Menginformasikan tentang screening bpjs kesehatan yg bersifat wajib. Mulai hari Jumat 17 Juli 2022, peserta BPJS yang hendak periksa wajib/harus sudah melakukan skrining Kesehatan. Jika peserta belum melakukan skrining Kesehatan maka pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan di fasyankes akan muncul notifikasi bahwa "pasien belum skrining"
Monggo Bapak/Ibu yg belum mengisi silakan langsung diisi termasuk keluarganya, putra putri yg sudah berusia 15 th ke atas. Supaya saat mau mengakses pelayanan di Puskesmas/Klinik lancar tdk ada kendala krn belum skrining kesehatan. Mohon Bapak/Ibu bantuan untuk menyampaikan ke warga/ masyarakat agar tiap2 warga melakukan pengisian wajib SCREENING BPJS KESEHATAN melalui link berikut:
webskrining.bpjs-kesehatan.go.id
Dapat diakses melalui hp android masing2. Tinggal klik link tsb kemudian ikuti pengisian sampai selesai. Pengisian juga bisa dilakukan melalui App Mobile JKN
NB : Bagi lansia yang tidak dapat menginput data sendiri melalui Android dapat dibantu keluarganya
Sebelumnya kami ucapkan banyak terimakasih.
#pengisian ini adalah wajib
# Mohon untuk selalu ditekankan dan diingatkan kembali melalui grup2 atau forum pertemuan di wilayah masing2 agar semua masyarakat dapat terscrening oleh BPJS KESEHATAN."
Lalu benarkah pesan berantai yang menyebut peserta BPJS Kesehatan wajib melakukan skrining kesehatan sebelum memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan? Simak hasil penelusurannya di halaman berikut ini.
Hoaks Selanjutnya
3. Pisang Berbintik Hitam Mengandung TNF Antikanker
Klaim buah pisang berbintik hitam mengandung TNF antikanker beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 17 Januari 2020.
Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi klaim bahwa pisang yang berbintik hitam memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi. Satu di antaranya punya zat atau senyawa yang disebut TNF antikanker.
"Jangan Buru-buru Membuang Pisang Berbintik Hitam! Ini Manfaatnya Bila Dikonsumsi
Jangan terburu-buru membuang pisang yang kulitnya sudah berbintik-bintik hitam. Wajar bila Anda menganggap buah ini mulai busuk, sebab, kebanyakan buah yang kulitnya berubah menjadi cokelat umumnya memang mulai busuk. Namun, pada pisang, ini hanya terjadi pada kulitnya saja. Sedangkan bagian daging pisang yang matang ini masih layak dimakan.
Bahkan, pisang matang dengan kulit berbintik cokelat memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Semakin matang pisang yang akan Anda konsumsi, maka semakin banyak TNF yang dikandungnya. TNF atau TUmor Necrosis Factor merupakan zat yang mampu merusak sel abnormal seperti sel kanker di dalam tubuh. Secara khusus, TNF membantu komunikasi antar sel dalam sistem kekebalan tubuh dan memandu pergerakan sel di area-area tubuh yang terkena infeksi atau mengalami radang.
Beberapa penelitian telah mengonfirmasi bahwa TNF yang ditemukan di dalam pisang yang matang dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel tumor, bahkan hingga sel ini mati. Ditambah lagi dengan kandungan antioksidan yang cukup tinggi pada pisang, yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan sel darah putih.
Selain itu, pisang yang matang juga memberikan manfaat lain, seperti:
1. Mengatasi heartburn
Pisang mengandung anti-asam alami yang mampu meringankan rasa panas di dalam perut. Konsumsi satu buah pisang bisa meredakan gejala sakit mag.
2. Menurunkan tekanan darah
Pisang mengandung tinggi potasium dan rendah sodium yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi sekaligus melindungi tubuh dari serangan stroke atau jantung.
3. Mencegah kram otot
Selain membantu menurunkan tekanan darah, potasium di dalam pisang juga membantu mencegah kram otot.
4. Mencegah anemia
Kandungan zat besi di dalam pisang dibutuhkan tubuh untuk mencegah anemia. Zat besi ini juga membantu merangsang produksi sel darah merah dan memperkuat suplai darah.
5. Mengatasi depresi
Siapa sangka dengan mengonsumsi pisang, depresi yang Anda rasakan bisa teratasi. Hal ini karena kandungam triptofan di dalam pisang yang cukup tinggi. Triptofan di dalam tubuh akan berubah menjadi serotonin yang membuat seseorang menjadi lebih relaks, merasa bahagia dan meningkatkan suasana hati," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 55 kali dibagikan dan mendapat 1 komentar warganet.
Benarkah pisang berbintik hitam mengandung TNF antikanker? Simak hasil penelusurannya di sini.
Â
4. Minum Air Rebusan Bawang Merah, Kunyit, dan Jahe Bisa Bersihkan Paru Kotor Akibat Rokok
Klaim meminum air rebusan bawang merah, kunyit, jahe, dan gula jawa bisa membersihkan paru-paru yang kotor akibat rokok beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 5 Juli 2022.
Akun Facebook tersebut mengunggah video berisi cara membuat ramuan untuk membersihkan paru-paru akibat rokok. Ramuan itu antara lain bawang merah, kunyit, jahe, dan gula jawa.
Mula-mula bawang merah diiris tipis, kemudian dimasukkan ke dalam panci. Setelah itu, campurkan kunyit bubuk, irisan jahe, gula jawa, dan dua gelas air.
Kemudian bahan-bahan tersebut direbus hingga mendidih. Ketika sudah mendidih, dimasukkan ke dalam gelas kemudian diminum sehari 1 kali.
"Obat untuk paru-paru yang kotor," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 421 kali ditonton dan mendapat 18 respons dari warganet.
Benarkah meminum air rebusan bawang merah, kunyit, jahe, dan gula jawa bisa membersihkan paru-paru yang kotor akibat rokok? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.
Â
Advertisement
Hoaks Berikutnya
5. Kandungan Adenovirus Simpanse di Vaksin AstraZeneca Sebabkan Cacar Monyet
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim cacar monyet disebabkan vaksin Covid-19 AstraZeneca karena mengandung adenovirus simpanse. Kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 11 Juni.
Klaim cacar monyet disebabkan vaksin Covid-19 AstraZeneca karena mengandung adenovirus simpanse berupa foto tulisan yang mengulas vaksin AstraZeneca dan pada tulisan "chimpanzee adenovirus" ditandai dengan lingkaran merah.
Unggahan foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Mengingat cacar monyet, orang-orang ingat bahwa va*sin anti-coronavirus AstroZeneca mengandung adenovirus simpanse"
Benarkah klaim cacar monyet disebabkan vaksin Covid-19 AstraZeneca karena mengandung adenovirus simpanse? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.
Â
6. BRI Bagikan Bilyet Giro Sebesar Rp 55 juta
Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI membagikan bilyet giro sebesar Rp 55 juta. Kabar tersebut disebar lewat aplikasi percakapan.
Informasi BRI bagikan bilyet giro sebesar Rp 55 juta tersebut berupa tulisan yang disertai dengan tautan seperti berikut.
"Sobat BRI Yth !!!
Nomor Rekening BRI Anda Mendapatkan
BILYET GIRO Rp.55.000.000,-.
NO.UNDIAN ANDA (195859)
Untuk Info Klik:
bit.do/PROMOBRIPOIN"
Benarkah Informasi BRI bagikan bilyet giro sebesar Rp 55 juta? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4093482/original/099324900_1658215555-cacar_monyet_vaksin_simpansen.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357854/original/064380600_1790310156-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T112030.995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240658/original/010183700_1748927908-Pesawat.jpg)