Sukses

Facebook dan Youtube Kompak Hapus Video Hoaks Presiden Brasil Terkait Vaksin Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Facebook dan Youtube kompak menghapus konten video hoaks terkait vaksin covid-19 dari Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Mereka menyebut video Bolsonaro bisa membahayakan pengguna lain.

Dalam videonya, Bolsonaro menyebut vaksin covid-19 bisa memicu seseorang terjangkit AIDS. Dia mengatakan hal tersebut saat live di Facebook sebelum diunggah ke Youtube.

Facebook dan Youtube pun bertindak cepat. Bahkan Youtube menonaktifkan akun Bolsonaro hingga sepekan ke depan.

"Kebijakan kami tidak memperbolehkan klaim bahwa vaksin covid-19 membunuh atau membahayakan seseorang," bunyi pernyataan Facebook dilansir NDTV.

"Kami menghapus video Bolsonaro dari channelnya karena melanggar kebijakan terkait covid-19. Video itu menyebut vaksin berpotensi menimbulkan penyakit lain dan tidak mengurangi risiko penyakit, padahal itu tidak benar," bunyi pernyataan Youtube menambahkan.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.