Sukses

Cek Fakta: Hoaks Donald Trump Muncul Lagi di Twitter dengan Foto Berkumis

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah akun menggunakan foto Donald Trump dengan kumis muncul di Twitter. Akun atas nama @barronjohn1946 ini menggemparkan ruang digital.

Akun dengan foto Donald Trump berkumis itu baru muncul di Twitter pada Januari 2021. Kendati baru seumur jagung, akun tersebut sudah memiliki 444.5 ribu followers.

Jumlah kicauannya di Twitter hingga Rabu (13/1/2021) sudah sebanyak 32 twit. Kicauan pertamanya ada pada 9 Januari 2021 yang membalas kicauan dari Rudy W. Giuliani, seorang politikus Amerika Serikat yang pernah menjadi walikota New York.

Lalu, benarkah akun @barronjohn1946 dimiliki oleh Donald Trump ? Simak penelusurannya di halaman berikut.

 

 

2 dari 5 halaman

Penelusuran Fakta

Untuk menelusuri kebenaran klaim tersebut, Cek Fakta Liputan6.com menggunakan mesin pencari Google Search dengan kata kunci: "Donald Trump Trump Back on Twitter".

Hasil penelusuran mengarahkan ke situs Snopes dalam artikel yang dipublikasikan pada 12 Januari 2021. Artikel itu berjudul: "Is Trump Back on Twitter Using the Alias ‘John Barron’?".

Dari penjelasan artikel di Snopes, John Barron merupakan nama palsu yang pernah digunakan Donald Trump untuk membocorkan sebuah cerita pada wartawan di tahun 1980-an dan 90-an. Donald Trump sempat menyangkal nama John Barron, tapi akhirnya dia mengakuinya.

Foto Donald Trump berkumis yang ada di profil akun @barronjohn1946, disebutkan oleh Snopes, sudah dimanipulasi menggunakan PhotoShop.

Hasil penelusuran juga mengarahkan ke situs CNN dalam artikel berjudul: "Twitter bans President Trump permanently". Artikel itu dipublikasikan pada 9 Januari 2021.

Dalam artikel tersebut, Twitter memberikan penjelasan tentang pembekuan akun Donald Trump secara permanen.

"Setelah meninjau secara cermat Tweet terbaru dari akun @realDonaldTrump dan konteks di sekitarnya, kami secara permanen sudah menangguhkan akun tersebut karena risiko hasutan lebih lanjut untuk melakukan kekerasan," kata Twitter.

Keputusan Twitter itu diambil setelah dua tweet yang ada di akun Trump pada Jumat (8/1/2021) melanggar kebijakan perusahaan terhadap pemujaan dan kekerasan.

"Kedua Tweet ini harus dibaca dalam konteks peristiwa yang lebih luas di negara ini dan cara pernyataan Presiden dapat dimobilisasi oleh audiens yang berbeda, termasuk untuk menghasut kekerasan, serta dalam konteks pola perilaku dari akun ini dalam beberapa minggu terakhir," bunyi penjelasan Twitter.

 

3 dari 5 halaman

Kesimpulan

Akun Twitter @barronjohn1946 dengan foto Donald Trump berkumis bukanlah akun asli dari Donald Trump. Akun Presiden AS ini sudah dibekukan oleh Twitter sejak Jumat (8/1/2021) karena melanggar kebijakan.

 

4 dari 5 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

 

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: