Cerita Media Officer Akademi Persib Bandung yang Diserang Oknum Suporter

Pandu Persada, Media Officer Akademi Persib, dianiaya oknum suporter di Rest Area Batang KM 360.

Diterbitkan 12 Oktober 2026, 19:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pandu kemudian menjadi sasaran kerumunan. Ia mengaku diminta melepas baju atau jaket, mengikuti permintaan tersebut, lalu terjatuh. Setelah itu, salah satu orang di antara mereka meminta dirinya meninggalkan lokasi.

"Sisa saya sudah terlanjur dikerubungi sama yang lain, jadi memang sudah sulit saja bergerak. Akhirnya ada permintaan dari mereka buat copot baju atau jaket, saya ikutin. Sampai akhirnya saya jatuh, terus salah satu di antara mereka akhirnya ada yang minta saya pergi," lanjutnya.

Menyelamatkan Diri dan Desakan Penangkapan Pelaku

Kesempatan untuk menjauh dimanfaatkan Pandu dengan berlari ke sebuah tempat tambal ban di area yang sama. Ia mengatakan petugas di lokasi bersikap kooperatif dan membantunya hingga berada dalam kondisi aman.

"Alhamdulillah teman-teman di sana, petugas di sana mau bantu, kooperatif, saya bisa aman sih. Meskipun katanya dari petugas itu ada, masih ada yang berkeliaran dan nyari-nyari saya, sebenarnya kayak gitu. Jadi ya ini bukan lagi sepak bola. Ini bukan hal yang dibenarkan. Ini murni kriminalitas," jelasnya.

Pandu berharap para pelaku segera ditangkap. Ia mengakui proses identifikasi tidak mudah karena situasi gelap dan sebagian orang menutup wajahnya.

"Orangnya banyak banget dan lampunya gelap juga. Jadi saya juga hampir enggak bisa melihat gitu. Orang-orangnya juga ditutup wajahnya. Jadi memang enggak bisa dikenali," ucapnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Faqih, Harley Ikhsan, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan