Marc Marquez Kritik Keras Format Baru MotoGP 2027: Soroti Intensitas dan Kurangnya Konsultasi

Marc Marquez menyuarakan kritik tajam terhadap format akhir pekan MotoGP 2027 yang dinilai lebih intens dan tanpa konsultasi pembalap, meski menyetujui beberapa

OlehThomas
Diterbitkan 09 Oktober 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sesi pemanasan tradisional 10 menit pada Minggu pagi akan ditiadakan. Meskipun ada penambahan sesi kualifikasi, total waktu lintasan bagi pembalap justru berkurang. Sebelumnya 160 menit, kini menjadi 130 menit untuk semua pembalap, dan 145 menit untuk 12 pembalap yang lolos dari Q1 ke Q2.

Kekhawatiran muncul terkait sesi kualifikasi 15 menit yang sempit, di mana semua 22 pembalap akan dipaksa untuk tampil maksimal. Hal ini berpotensi menyebabkan bendera kuning dan masalah lalu lintas yang konstan, mengganggu lap penting.

Pandangan Marquez Terhadap Regulasi Teknis Baru

Selain format akhir pekan, Marquez juga memberikan pandangannya mengenai perubahan regulasi teknis. Ia setuju dengan pengurangan kapasitas mesin dari 1000cc menjadi 850cc.

"Mereka memutuskan untuk mengurangi kapasitas mesin, yang saya setujui," kata Marquez. Menurutnya, kecepatan motor yang mendekati 360 km/jam saat ini tidak perlu untuk tontonan dan sangat meningkatkan risiko, terutama karena area run-off di banyak sirkuit menjadi terlalu kecil.

Perubahan teknis lainnya meliputi pengurangan aerodinamika dan pelarangan perangkat ketinggian (ride-height devices). Marquez mendukung pengurangan aerodinamika dan kontrol yang lebih manual untuk meningkatkan "pertunjukan" bagi penonton, karena motor "sempurna" saat ini membuat aksi menyalip lebih sulit.

Meskipun ada pengurangan mesin, Marquez meragukan bahwa waktu lap akan banyak berubah, bahkan ia percaya bisa "sangat mirip atau bahkan lebih cepat". Beberapa analis berpendapat bahwa Marquez mungkin memiliki keunggulan di era 850cc tanpa perangkat ketinggian, mengingat pengalamannya mengendarai motor MotoGP sebelum sistem tersebut canggih.

Marquez juga meyakini bahwa pasar pembalap 2027 akan menjadi yang tersulit karena perubahan regulasi besar ini, di mana hampir semua kontrak pembalap berakhir pada 2026, menciptakan ketidakpastian mengenai motor mana yang akan menjadi terbaik.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan