Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika Dongkrak Konsumsi Avtur Hingga 48 Persen

Selain pesawat kargo, penggunaan avtur juga meningkat karena penambahan penerbangan penumpang.

Diterbitkan 08 Oktober 2026, 22:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bergulirnya ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP 2026 di Indonesia tak hanya membakar semangat para pecinta motorsport Tanah Air. Event akbar yang berlangsung pada 9-11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat ini juga memicu lonjakan signifikan pada konsumsi bahan bakar pesawat (avtur) di Bandara Internasional Lombok.

Manager Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok, Ilham, mengungkapkan bahwa konsumsi harian avtur diperkirakan melonjak antara 40 hingga 48 persen dibanding hari biasa.

Jika dalam kondisi normal rata-rata penyaluran avtur berada di angka 80 kiloliter (kl) per hari, selama hajatan MotoGP berlangsung jumlahnya meroket hingga menembus kisaran 120 kl per hari.

"Rata-rata konsumsi harian avtur 80 kl. Selama ada event MotoGP akan ada kenaikan sekitar 40-48 persen, jadi kami prediksi ada kenaikan menjadi 120 kl," ujar Ilham.

 

Serbuan Logistik dan Tambahan Penerbangan

Kenaikan drastis ini tak lepas dari tingginya lalu lintas udara yang melayani penerbangan kargo maupun penumpang. Sektor logistik balapan dan rombongan tim menjadi penyuplai utama peningkatan tersebut.

Tercatat ada lima pesawat berbadan lebar (wide body) yang dikerahkan khusus memuat kargo logistik MotoGP, serta tiga pesawat wide body yang memboyong jajaran pembalap beserta kru tim.

Tak cuma armada kargo, demam MotoGP Indonesia juga memicu tingginya animo wisatawan domestik. Sejumlah maskapai penerbangan nasional seperti Citilink, AirAsia, hingga Pelita Air beramai-ramai menambah frekuensi penerbangan (extra flight) rute Jakarta–Lombok.

"Jadi peningkatan ini bukan hanya karena kargonya, tetapi juga ada penambahan flight pesawat penumpang," jelasnya.

 

Stok Terjamin Aman

Meski permintaan melonjak tajam, pihak AFT Bandara Lombok memastikan pasokan bahan bakar pesawat berada dalam kondisi sangat aman. Saat ini ketersediaan avtur di Lombok mencapai 1.116 kl, yang sanggup memenuhi kebutuhan penerbangan hingga 25–27 hari ke depan.

Sistem distribusi juga telah disiapkan secara matang. Pasokan utama avtur disuplai langsung dari Refinery Unit (RU) IV Cilacap, dengan dukungan jalur alternatif dari AFT Ngurah Rai Bali serta opsi darurat dari Integrated Terminal (IT) Surabaya.

Untuk mendukung kelancaran operasional selama gelaran MotoGP Mandalika, fasilitas AFT Lombok diperkuat oleh empat vertical tank, tiga horizontal tank, serta tujuh unit mobil tangki pengisi bahan bakar (refueller). Sebanyak 47 personel disiagakan penuh guna memastikan proses refueling pesawat berjalan tanpa hambatan. (Hery Kurniawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Klub Liga Inggris Bersatu Dukung Hukuman Berat untuk Manchester City

Liputan6.com, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan