Kunci Gelar ASEAN Cup 2026, Intip Rapor Pemain Timnas Indonesia

Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 usai menang adu penalti 4-2 (2-2) atas Thailand di SUGBK.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 00:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kedalaman skuad terbukti mumpuni: kombinasi pemain inti yang merumput di luar negeri dan pilar Liga 1 sama-sama berkontribusi. Berikut rapor pemain Timnas Indonesia saat menekuk Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.

Kiper dan Belakang

Kiper

Emil Audero: 8

Meski kebobolan dua gol, performanya tetap solid. Emil menebak arah satu tembakan di babak adu penalti yang ikut mengantar kemenangan Timnas Indonesia.

Belakang

Kevin Diks: 7,5

Sebagai kapten, Kevin tampil militan di sisi kanan. Energinya terjaga hingga babak kedua, kerap naik ke area sepertiga akhir untuk menekan pertahanan Thailand.

Elkan Baggott: 8

Sosok kunci di jantung pertahanan. Beberapa intersepsi penting memutus serangan balik lawan. Penyeimbang skor di extra time menegaskan perannya yang sangat penting.

Justin Hubner: 7,5

Mendapat peluang emas lewat tandukan pada babak pertama yang melenceng tipis. Distribusi bolanya rapih dan membantu progresi serangan dari belakang.

Tengah

Luke Vickery: 7

Mobilitasnya di awal laga merepotkan sisi kiri Thailand dan menghasilkan satu tembakan tepat sasaran. Selepas itu, pergerakannya lebih terikat karena lini belakang lawan menutup ruangnya.

Joe Pelupessy: 7,5

Berperan sebagai penyeimbang. Joey beberapa kali mematahkan upaya transisi Thailand dari lini tengah.

Tom Haye: 6,5

Kurang berpengaruh di babak pertama karena umpan progresifnya jarang tersalurkan. Ia menjadi pergantian pertama saat turun minum.

Calvin Verdonk: 7,5

Masuk menggantikan Tom, Calvin memulai di bek kiri lalu bergeser menjadi gelandang. Agresivitasnya mempertegas intensitas serangan Indonesia.

Depan

Ole Romeny: 7,5

Paling aktif mengotak-atik rapatnya barisan belakang Thailand. Akselerasi dan kemampuan individunya beberapa kali membuka ruang, meski ketahanan fisiknya menurun di penghujung laga.

Mitchell Baker: 7,5

Bergerak tanpa lelah melawan kepadatan lini belakang lawan. Ia sempat membuang peluang matang pada babak kedua ketika tendangannya melebar.

Ragnar Oratmangoen: 7

Daya jelajah tinggi. Bukan hanya membantu serangan dari kanan, tetapi juga sering turun menjemput bola dan membantu pertahanan. Di babak kedua, beberapa kali terlambat naik mendukung serangan.

Pengganti

Dean James: 8

Pemain pengganti paling berpengaruh. Tendangan bebasnya pada menit ke-85 berbuah gol setelah membentur Iklas Sanron. Aktif menggedor dari sisi kiri.

Rizky Ridho: 7,5

Bukan semata menambah kokoh pertahanan. Ridho memberikan assist untuk gol kedua Indonesia yang diselesaikan Elkan Baggott.

Ivar Jenner: 6,5

Menjadi jangkar pada babak kedua. Tidak mencolok, namun menjaga stabilitas sektor tengah.

Egy Maulana: 7,5

Masuk di sayap kanan dan mengubah ritme serangan. Tidak banyak membawa bola, tetapi umpan terobosannya efektif mengiris pertahanan.

Shayne Pattynama: 7

Dimasukkan untuk menyegarkan lini belakang pada babak tambahan. Tak lama setelah masuk, gawang Indonesia kebobolan, namun Shayne berkontribusi dengan menuntaskan tugas sebagai algojo saat adu penalti.

Rayhan Hannan: 6,5

Kontribusi terbatas. Sempat memperoleh peluang, tetapi penyelesaiannya masih lemah.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
iwan.setiawan.1, Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan