Frustrasi di Ipswich Town, Elkan Baggott Bidik Promosi Liga Inggris Bersama Millwall

Elkan Baggott menikmati adaptasi di Millwall usai frustrasi jadi bek keempat di Ipswich Town.

Diterbitkan 22 Agustus 2026, 18:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bermondsey - Elkan Baggott mengakui masa lalu yang membuatnya frustrasi di Ipswich Town, namun bek Timnas Indonesia itu kini menikmati awal perjalanannya bersama Millwall dan memasang target promosi. 

Pada musim panas ini, pemain berusia 23 tahun tersebut meninggalkan Ipswich untuk bergabung permanen dengan Millwall. Ia menandatangani kontrak jangka panjang dengan biaya transfer yang tidak diumumkan. Baggott sudah tercatat dalam skuad The Lions pada dua laga pembuka musim ini, meski belum menjalani debut.

Keputusan pindah lebih dini saat pramusim membuat proses adaptasinya berjalan lancar. Ia mendapat menit bermain di sejumlah pertandingan persahabatan sehingga cepat mengenal karakter tim dan rekan-rekannya.

"Itu luar biasa. Mungkin ketika saya bergabung, masih bisa dibilang sebagai masa awal pramusim, jadi ada cukup waktu untuk beradaptasi dengan skuad," ujar Baggott.

Adaptasi Dini dan Minat Lama Millwall

Kesempatan tampil pada uji coba menjadi modal penting untuk memahami pola permainan Millwall sekaligus membangun koneksi di ruang ganti.

"Bermain dalam beberapa pertandingan pramusim juga menyenangkan karena sangat membantu pemain baru untuk lebih cepat beradaptasi dan mulai membangun hubungan dengan rekan-rekan setim, baik di dalam maupun di luar lapangan, saya benar-benar menikmati setiap detiknya sejauh ini," ungkapnya.

Ketertarikan The Lions terhadap Baggott bukan muncul sesaat. Pemantauan terhadapnya sudah terjadi sejak ia dipinjamkan ke Blackpool dua musim lalu, lalu berkembang menjadi minat serius pada awal bursa musim panas, sekitar sebulan sebelum kesepakatan tercapai.

"Saya ingat ketika berada di Blackpool, saya mendengar dari agen saya bahwa Millwall sedang memantau pertandingan saya, kemudian pada musim panas ini, di awal bursa transfer, saya mengetahui bahwa mereka benar-benar serius tertarik kepada saya," kata Baggott.

Rekam Jejak Pengembangan Pemain Muda

Track record Millwall dalam mengembangkan talenta seusia Baggott menjadi alasan kuat di balik pilihannya. Ia menilai beberapa pemain dengan profil serupa mampu berkembang pesat di The Den.

"Mereka sudah melakukan pekerjaan yang sangat, sangat baik terhadap pemain yang usianya mirip dengan saya, saya bisa menyebut Tristan Crama sebagai contoh yang sempurna karena usia kami sangat mirip dan dia datang lalu tampil dengan sangat baik," tutur Baggott.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Hal itu berasal dari manajer dan Direktur Sepak Bola, Steve Gallen, yang mendatangkan pemain dengan profil tersebut lalu mengembangkan mereka, dan sekarang Anda bisa melihat hasilnya. Femi Azeez juga merupakan contoh pemain yang usianya sangat mirip dengan saya, datang ke sini dan berkembang, jadi ini benar-benar menjadi prospek yang sangat menarik," tuturnya. Baggott, bek tengah bertinggi 196 cm, menilai kesesuaian usia mayoritas skuad membantunya beradaptasi cepat di lingkungan baru.

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan