Liverpool Jual Saham Minoritas kepada Konsorsium Jeff Bezos

Liverpool resmi menjual saham minoritas kepada konsorsium 1892 Holdings yang didukung Jeff Bezos. FSG tetap memegang kendali mayoritas klub.

Diterbitkan 15 Agustus 2026, 05:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool resmi kedatangan investor baru setelah Fenway Sports Group mengonfirmasi penjualan saham minoritas kepada konsorsium yang turut didukung Jeff Bezos. Konsorsium tersebut bernama 1892 Holdings dan dipimpin pengusaha Inggris keturunan India, Amit Bhatia.

Nilai saham yang dilepas FSG diperkirakan berada di kisaran 30 persen. Transaksi tersebut membuat valuasi Liverpool berada di sekitar 5,5 miliar poundsterling atau sekitar Rp120 triliun.

Konsorsium 1892 Holdings juga melibatkan K5 Sports Fund yang dipimpin Bezos serta EE Capital milik salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin, dan istrinya, Elaine. Bhatia akan menjadi wakil ketua baru Liverpool, sedangkan Elaine Saverin dijadwalkan bergabung dalam jajaran direksi klub.

Meski melepas sebagian saham, FSG tetap menjadi pemilik mayoritas sekaligus mempertahankan kendali operasional Liverpool. Aktivitas sehari-hari klub di Anfield juga tidak diperkirakan mengalami perubahan akibat transaksi tersebut.

Konsorsium 1892 Holdings Resmi Masuk Liverpool

Konsorsium investor baru tersebut menggunakan nama 1892 Holdings sebagai penghormatan terhadap tahun berdirinya Liverpool. Kelompok ini dipimpin Amit Bhatia yang sebelumnya memiliki pengalaman sebagai salah satu pemilik Queens Park Rangers selama 18 tahun.

Selain Bhatia, konsorsium tersebut memiliki sejumlah nama besar dari dunia bisnis. Jeff Bezos menjadi salah satu investor melalui K5 Sports Fund, sementara Eduardo Saverin terlibat melalui EE Capital bersama istrinya, Elaine.

"Kami sangat bangga dapat berinvestasi di Liverpool Football Club dan melakukannya bersama FSG. Kami memiliki rasa hormat dan kekaguman yang sangat besar kepada FSG sebagai pemilik serta terhadap semua yang telah mereka capai di Anfield," kata Bhatia.

"Menjadi mitra di klub dengan status seperti ini merupakan sebuah kehormatan besar. Kami melakukan investasi ini karena sangat percaya kepada Liverpool dan kepemimpinannya, serta kami ingin mendukung kesuksesan klub yang berkelanjutan selama bertahun-tahun ke depan," lanjut Bhatia.

FSG Tetap Pegang Kendali Liverpool

FSG telah menjadi pemilik Liverpool sejak 2010 setelah membeli klub tersebut dengan nilai sekitar 300 juta poundsterling. Grup asal Boston itu juga memiliki Boston Red Sox dan tetap mempertahankan kepemilikan mayoritas Liverpool setelah transaksi terbaru.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

p>Penjualan saham minoritas tersebut tidak mengubah struktur pengelolaan utama klub. FSG masih memegang kendali operasional, sehingga aktivitas harian Liverpool diperkirakan berjalan seperti sebelumnya. "Liverpool selalu dibangun dengan cara berpikir melampaui satu musim dan mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang klub. Pendekatan tersebut terus menarik minat investor dan pemimpin bisnis yang dihormati dari seluruh dunia," ujar Presiden FSG Mike Gordon. "Ketika kami mempertimbangkan kesempatan ini, menjadi jelas bahwa Amit dan konsorsium tersebut memiliki filosofi jangka panjang yang sama serta apresiasi terhadap apa yang membuat Liverpool begitu istimewa. Pengalaman dan perspektif mereka akan melengkapi fondasi kuat yang sudah ada, dan kami menantikan kerja sama ini," lanjut Gordon.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan