Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo

Pemain timnas Portugal seperti Bruno Fernandes dan Joao Neves dihujat warganet karena dianggap tidak mengoper bola ke Cristiano Ronaldo.

OlehThomas
Diterbitkan 20 Juni 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kakak perempuan Ronaldo, Katia Aveiro, juga turut mengkritik permainan tim di media sosial, mengisyaratkan adanya "konspirasi" atau "sabotase" untuk menyingkirkan CR7 dari permainan. Bahkan, mantan pemain timnas Inggris Stuart Pearce menduga ada pemain Portugal yang sengaja tidak banyak mengoper bola kepada Ronaldo di Euro 2024, mengindikasikan pola serupa.

Namun, Pinto menegaskan bahwa ia tidak percaya ada boikot terorganisir terhadap Cristiano Ronaldo di dalam skuad. Menurutnya, masalah utama justru terletak pada kurangnya komunikasi yang efektif dengan penyerang tengah dan strategi serangan yang belum mampu memaksimalkan kemampuannya.

Pelatih Portugal, Roberto Martínez, juga mendapat kritik karena menolak mengganti Ronaldo meskipun performanya kurang memuaskan, di tengah spekulasi bahwa ia "takut" kepada Ronaldo. Martínez membela keputusannya, menyatakan bahwa tidak masuk akal untuk mengganti pencetak gol terbanyak dalam sejarah Portugal ketika tim membutuhkan gol.

Beberapa penggemar dan pengamat sepak bola berpendapat bahwa sepak bola adalah permainan tim, dan Bruno Fernandes sebagai seorang playmaker harus mengambil keputusan berdasarkan situasi di lapangan, bukan semata-mata mengutamakan Ronaldo. Legenda Prancis, Thierry Henry, juga mengkritik Ronaldo karena dianggap egois dalam satu momen pertandingan, menegaskan bahwa timlah yang membutuhkan gol, bukan hanya individu.

Di tengah kontroversi yang memanas ini, Cristiano Ronaldo mengeluarkan pernyataan singkat di media sosialnya, "Tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan berikutnya."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan