Maroko dan Gelombang Kebangkitan Negara Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Maroko, Senegal, Pantai Gading, hingga Mesir datang dengan kepercayaan diri tinggi ke Piala Dunia 2026. Mampukah wakil Afrika menciptakan sejarah baru?

Diterbitkan 08 Juni 2026, 15:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dengan kualitas pemain yang tersebar di berbagai liga top Eropa, sejumlah wakil Afrika diprediksi mampu melangkah jauh. Bahkan, peluang menghadirkan semifinalis atau finalis baru dari Afrika tidak lagi dianggap mustahil.

Kekuatan Pelatih Lokal Jadi Senjata Tambahan

Faktor lain yang membuat Afrika semakin berbahaya adalah meningkatnya kepercayaan kepada pelatih lokal. Mayoritas wakil Afrika di Piala Dunia 2026 kini ditangani oleh pelatih yang berasal dari negara atau kawasan yang sama.

Sebanyak tujuh dari 10 peserta Afrika dipimpin pelatih lokal. Mereka adalah Walid Regragui, Pape Thiaw, Emerse Fae, Sami Trabelsi, Hossam Hassan, Otto Addo, dan Pedro Leitao Brito.

Kedekatan budaya serta pemahaman terhadap karakter pemain menjadi keuntungan tersendiri. Para pelatih tersebut memahami tekanan, harapan, dan identitas sepak bola yang hidup di negara masing-masing.

Hasilnya sudah mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Regragui membawa Maroko ke semifinal Piala Dunia 2022, sementara Fae sukses mengantar Pantai Gading menjuarai Piala Afrika 2023, sebuah bukti bahwa era baru sepak bola Afrika benar-benar sedang berlangsung.

Sumber: The New Times

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan