Memupuk dan Merawat Bulu Tangkis Nasional di Polytron Indonesia Open 2026

Polytron Indonesia Open 2026 menjadi momen pelaku ekosistem bulu tangkis nasional untuk berkolaborasi.

Diterbitkan 04 Juni 2026, 22:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di sudut Istora Senayan, Kamis (4/6/2026), anak-anak fokus mengerjakan prakarya masing-masing. Mereka mewarnai berbagai karakter Pikachu yang tersedia di area Kids Zone.

Sebuah situasi kontras dengan kondisi sekitar. Di tengah gemuruh penonton Polytron Indonesia Open 2026 dan dentuman musik dari pengeras suara, mereka tidak terganggu dan tetap tekun menjalankan aktivitasnya.

Sebelumnya sulit dibayangkan pemandangan ini bisa terjadi, tapi kini jadi bagian tidak terpisahkan dalam penyelenggaraan event bulu tangkis internasional. Para dewasa tidak lagi ragu meninggalkan buah hati ketika hendak menyaksikan jagoan tepok bulu.

Tujuan para orang tua itu nyari sama: memberi pengalaman bulu tangkis kepada anak-anak mereka. Ada yang membawa bayi yang belum genap setahun. Ada juga yang sudah mulai menjajal bulu tangkis sebagai batu landasan menuju masa depan dan rela menunggu hingga malam demi mendapat kesempatan meminta tanda tangan atau berfoto bersama pemain idola.

Terlepas berapa usia mereka, kehadiran anak-anak ini sudah memberi warna baru dalam penyelenggaraan turnamen yang berlangsung mulai Selasa (2/6/2026) hingga Minggu (7/6/2026).

Lebih Ramah Anak

Salah satu dari orang tua yang datang ke Istora adalah Jalal Rahmat. Dia memboyong tiga anaknya, yang berusia 5 hingga 10 tahun, untuk menyaksikan langsung Polytron Indonesia Open 2026.

"Mereka masuk PB Global Jaya di Jakarta Pusat. Selain hobi, memang sudah rutinitas. Mereka setiap hari tidak lepas dari raket dan shuttlecock," ceritanya sembari menyebut Fajar Alfian dan Jonatan Christie sebagai idola buah hati.

Sebagai orang tua, Jalal sengaja memperkenalkan bulu tangkis untuk meningkatkan kesehatan anak-anaknya dan juga agar mereka tidak mudah sakit.

"Tentu anak awalnya tidak mungkin dari diri sendiri, harus kita (orang tua) kenalkan. Saya merasa perlu setiap orang punya satu keahlian yang benar-benar ahli di bidangnya. Dan saya rasa olahraga perlu dan penting," ungkap Jalal.

"Dengan olahraga, jadi punya kegiatan, aktivitas, dan juga imunitas anak-anak baik. Bonusnya bisa berprestasi, yang kemudian pendidikan juga terbantu lewat prestasinya itu," sambungnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jalal menyambut positif kehadiran Kids Zone pada turnamen bulu tangkis internasional di Indonesia. Zona ini membantu anak-anaknya agar tidak mudah bosan. "Kini jauh lebih ramah anak. Tahun lalu, mereka ke sini bete, tidak bisa lama-lama, sekalipun di dalam (Istora). Sekarang saya bisa ajak ke sini (Kids Zone) sembari menjelajah tempat-tempat lain. Saya juga jadi lebih nyaman karena anak-anak, kadang mereka terlalu lama di dalam juga jenuh," papar Jalal.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan