Ganti Alvaro Arbeloa, Real Madrid Disarankan ke Sosok Mengejutkan

Real Madrid kemungkinan besar memecat Arbeloa. Ada sosok yang dijagokan menjadi pengganti tapi merupakan kandidat mengejutkan.

OlehThomas
Diterbitkan 05 Mei 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Alasan Potensial Pergantian Pelatih di Santiago Bernabeu

Performa Real Madrid yang kurang memuaskan menjadi alasan utama di balik spekulasi pergantian pelatih. Selain tersingkir dari Copa del Rey dan tertinggal di La Liga, ada juga laporan mengenai ketidakpuasan di internal tim. Dani Ceballos, salah satu pemain, dilaporkan menolak berbicara dengan Arbeloa dan berencana untuk meninggalkan klub pada musim panas ini.

Manajemen Real Madrid juga memiliki pengalaman serupa dengan pelatih sebelumnya, Xabi Alonso, yang dipecat hanya setelah tujuh bulan. Alonso diberhentikan karena tim tertinggal empat poin di La Liga dan kalah di final Supercopa de España dari Barcelona. Pola ini menunjukkan bahwa klub tidak ragu untuk melakukan perubahan jika target tidak tercapai.

Meskipun Arbeloa masih terikat kontrak hingga 2029, laporan terbaru mengindikasikan bahwa Real Madrid sedang merencanakan "perubahan yang matang" untuk musim panas 2026. Klub tidak ingin terburu-buru, namun jika Arbeloa mengakhiri musim tanpa gelar, hal itu bisa menjadi akhir dari masa jabatannya sebagai pelatih kepala tim utama.

Kandidat Mengejutkan Pengganti Alvaro Arbeloa

Sejumlah nama besar telah muncul sebagai kandidat potensial untuk menggantikan Alvaro Arbeloa di kursi pelatih Real Madrid. Salah satu nama baru yang dikaitkan dengan Madrid adalah Luis Enrique dari Paris Saint-Germain.

Alasan Enrique disebut opsi menarik tidak lepas dari sejarahnya dengan Madrid. Ia pernah meninggalkan klub ibu kota itu pada 1996 untuk bergabung dengan rival langsung, Barcelona.

Bersama klub Katalonia tersebut, Enrique bertahan hingga pensiun pada 2004. Ia menjadi figur penting di sana, meraih dua gelar La Liga, dua Copa del Rey, serta satu Piala Winners.

Enrique juga pernah mengungkapkan bahwa ia merasakan apresiasi dan kedekatan emosional di Barcelona, sesuatu yang tidak ia dapatkan saat membela Madrid.

Jika benar kembali ke Santiago Bernabeu sebagai pelatih, penerimaan publik tidak akan mudah. Rekam jejaknya bersama Barcelona, baik sebagai pemain maupun pelatih, berpotensi memicu resistensi dari suporter Madrid.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan