Ganti Alvaro Arbeloa, Real Madrid Disarankan ke Sosok Mengejutkan

Real Madrid kemungkinan besar memecat Arbeloa. Ada sosok yang dijagokan menjadi pengganti tapi merupakan kandidat mengejutkan.

OlehThomas
Diterbitkan 05 Mei 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid tengah menghadapi periode krusial menjelang bursa transfer musim panas 2026, di mana posisi pelatih kepala Alvaro Arbeloa menjadi sorotan utama. Klub raksasa Spanyol ini dikabarkan sedang mempertimbangkan opsi mengejutkan untuk menggantikan Arbeloa, menyusul performa tim yang kurang memuaskan sepanjang musim 2025-2026. Spekulasi mengenai nakhoda baru di Santiago Bernabeu semakin menguat seiring dengan berakhirnya musim kompetisi.

Arbeloa, yang baru diangkat pada Januari 2026 menggantikan Xabi Alonso, menghadapi tekanan besar setelah serangkaian hasil yang mengecewakan. Meskipun memiliki rekam jejak sukses di akademi klub, tantangan di tim utama terbukti lebih berat. Manajemen Real Madrid kini dihadapkan pada keputusan sulit untuk menentukan arah klub ke depan.

Pencarian pengganti Alvaro Arbeloa ini bertujuan untuk mengembalikan Real Madrid ke jalur kemenangan dan meraih gelar juara. Dengan kontrak Arbeloa yang masih berlaku hingga 2029, keputusan untuk menggantikannya akan menjadi langkah strategis yang signifikan bagi Los Blancos. Berbagai nama pelatih top Eropa mulai dikaitkan dengan kursi panas di Bernabeu.

Evaluasi Kinerja Alvaro Arbeloa di Real Madrid

Álvaro Arbeloa mengambil alih kendali tim utama Real Madrid pada 12 Januari 2026, setelah Xabi Alonso dipecat dari jabatannya. Sebelumnya, Arbeloa dikenal memiliki karier kepelatihan yang cemerlang di akademi Real Madrid. Ia berhasil melatih tim U-14, U-16, dan U-19, bahkan meraih treble bersama tim U-19 pada musim 2022-2023. Arbeloa juga sempat melatih Real Madrid Castilla sebelum dipromosikan ke tim utama.

Namun, musim 2025-2026 di bawah kepemimpinan Arbeloa dianggap mengecewakan bagi Real Madrid. Klub tersingkir dari Copa del Rey oleh tim divisi dua Albacete di awal masa jabatannya, sebuah hasil yang mengejutkan banyak pihak. Di ajang La Liga, Real Madrid tertinggal jauh dari rival abadi mereka, Barcelona, dengan selisih poin yang signifikan.

Masa depan Arbeloa sebagai pelatih kepala kini sangat bergantung pada keberhasilan tim di Liga Champions, mengingat peluang meraih gelar liga semakin menipis. Laporan menyebutkan bahwa klub kemungkinan akan mengakhiri musim tanpa trofi utama untuk musim kedua berturut-turut. Situasi ini memicu keraguan di kalangan manajemen mengenai kesiapan Arbeloa untuk tanggung jawab sebesar ini secara permanen.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Performa Real Madrid yang kurang memuaskan menjadi alasan utama di balik spekulasi pergantian pelatih. Selain tersingkir dari Copa del Rey dan tertinggal di La Liga, ada juga laporan mengenai ketidakpuasan di internal tim. Dani Ceballos, salah satu pemain, dilaporkan menolak berbicara dengan Arbeloa dan berencana untuk meninggalkan klub pada musim panas ini. Manajemen Real Madrid juga memiliki pengalaman serupa dengan pelatih sebelumnya, Xabi Alonso, yang dipecat hanya setelah tujuh bulan. Alonso diberhentikan karena tim tertinggal empat poin di La Liga dan kalah di final Supercopa de España dari Barcelona. Pola ini menunjukkan bahwa klub tidak ragu untuk melakukan perubahan jika target tidak tercapai. Meskipun Arbeloa masih terikat kontrak hingga 2029, laporan terbaru mengindikasikan bahwa Real Madrid sedang merencanakan "perubahan yang matang" untuk musim panas 2026. Klub tidak ingin terburu-buru, namun jika Arbeloa mengakhiri musim tanpa gelar, hal itu bisa menjadi akhir dari masa jabatannya sebagai pelatih kepala tim utama.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan