Profil Timnas Australia di Piala Dunia 2026: Socceroos Bidik Sejarah Baru

Informasi mengenai profil tim, jadwal pertandingan, serta daftar pemain Timnas Australia untuk Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 14 April 2026, 22:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di bawah kepemimpinan Popovic, tim Australia kembali menemukan kestabilan dan tidak mengalami kekalahan hingga akhir fase kualifikasi. Kemenangan penting melawan Jepang dan keberhasilan menaklukkan Arab Saudi dengan skor 2-1 berkat gol dari Connor Metcalfe dan Mitch Duke memastikan mereka meraih tiket ke Piala Dunia 2026.

Rapor Australia di Piala Dunia

Tim nasional Australia kembali berhasil meraih tempat di Piala Dunia 2026, yang menandakan partisipasi mereka yang ketujuh dalam turnamen bergengsi ini. Sebelumnya, Socceroos telah berkompetisi di edisi 1974, 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Dalam perjalanan sejarah mereka, prestasi terbaik Australia dicapai pada Piala Dunia 2006 dan 2022. Pada kedua edisi tersebut, mereka berhasil mencapai babak 16 Besar setelah sukses melewati fase grup.

Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, Australia menunjukkan performa yang mengesankan di grup yang diisi oleh Brasil, Kroasia, dan Jepang, meskipun mereka harus menelan kekalahan dramatis dari Italia akibat penalti Francesco Totti di menit ke-95. Di Qatar 2022, mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka ke fase gugur setelah mengalahkan Tunisia dan Denmark.

Sayangnya, langkah mereka terhenti di babak 16 Besar setelah kalah 1-2 dari Argentina, yang akhirnya keluar sebagai juara. Kini, dengan pengalaman yang telah mereka kumpulkan, Australia mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2026 dengan tekad untuk melampaui pencapaian terbaik yang pernah mereka raih.

Pelatih Timnas Australia: Tony Popovic

Tony Popovic, yang lahir di Sydney, Australia, pada tanggal 4 Juli 1973, adalah seorang mantan pesepak bola yang kini beralih menjadi pelatih Timnas Australia. Ia dikenal memiliki karakter yang kuat, baik sebagai pemain bertahan maupun sebagai pemimpin di lapangan.

Karier profesionalnya dimulai di Sydney United, sebelum ia melanjutkan petualangannya ke Jepang dengan bergabung bersama Sanfrecce Hiroshima pada tahun 1996. Langkah tersebut menjadi titik penting dalam perkembangan karier internasionalnya.

Selama lima musim berkompetisi di Liga Jepang, Popovic berhasil mencatatkan 100 penampilan dan menyumbangkan 16 gol. Angka tersebut tergolong mengesankan, terutama mengingat posisinya sebagai bek tengah.

Di level tim nasional, Popovic berkontribusi besar dalam skuad Australia dari tahun 1995 hingga 2006. Ia mengumpulkan 58 caps dan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2006, yang menjadi salah satu pencapaian puncak dalam kariernya.

Setelah pensiun dari dunia sepak bola, Popovic tetap berkomitmen pada olahraga ini dengan memulai karier kepelatihan. Ia awalnya menjabat sebagai asisten pelatih di Sydney FC, sebelum melanjutkan kariernya di klub Inggris, Crystal Palace.

Puncak dari perjalanan karier kepelatihannya terjadi pada tanggal 23 September 2024, saat ia resmi diangkat sebagai pelatih kepala Timnas Australia. Popovic mengambil alih posisi tersebut dari Graham Arnold dengan kontrak yang berlaku hingga 31 Juli 2026.

Bintang Timnas Australia: Alessandro Circati

Alessandro Circati kini diakui sebagai salah satu bek muda paling berbakat yang dimiliki Australia. Pemain yang lahir pada 10 Oktober 2003 ini diperkirakan akan menjadi salah satu pilar penting bagi Socceroos di Piala Dunia 2026 mendatang.

Dengan tinggi badan mencapai 190 cm, saat ini ia memperkuat tim Parma yang berlaga di Serie A. Circati telah menunjukkan kemampuannya sebagai pilihan utama di lini belakang setelah berkontribusi dalam promosi klubnya ke liga tertinggi Italia.

Karirnya dimulai di akademi Perth Glory sebelum ia memutuskan untuk berkarier di Italia. Langkah tersebut terbukti sangat baik, karena Circati mengalami perkembangan yang signifikan dalam hal taktik serta teknik bertahan.

Di level internasional, ia pernah membela tim Italia di kelompok usia sebelum akhirnya memilih untuk mewakili Australia. Debutnya bersama tim senior terjadi pada Oktober 2023, dan sejak saat itu, ia terus memperlihatkan potensi yang menjanjikan sebagai bek masa depan tim nasional.

Skuad Timnas Australia

Berikut ini adalah nama-nama pemain Australia yang terlibat dalam FIFA Matchday pada bulan Maret 2026 yang lalu.

Kiper: Mathew Ryan (Levante), Paul Izzo (Randers), dan Patrick Beach (Melbourne City) 

Belakang: Milos Degenek (APOEL), Jacob Italiano (Grazer AK), Jordan Bos (Feyenoord), Kai Trewin (New York City), Aziz Behich (Melbourne City), Jason Geria (Albirex Niigata), Cameron Burgess (Swansea City), Alessandro Circati (Parma), Lucas Herrington (Colorado Rapids), dan Kye Rowles (D.C. United).

Tengah: Connor Metcalfe (FC St. Pauli), Ajdin Hrustic (Heracles Almelo), Aiden O'Neill (New York City), Riley McGree (Middlesbrough), Patrick Yazbek (Nashville SC), Paul Okon-Engstler (Sydney FC), dan Alex Robertson (Cardiff City).

Depan: Martin Boyle (Hibernian), Nestory Irankunda (Watford), Nishan Velupillay (Melbourne Victory), Awer Mabil (Castellon), Deni Juric (Wisla Plock), dan Ante Suto (Hibernian).

Jadwal Timnas Australia di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026

11.00 WIB: Australia vs Turki

20 Juni 2026

02.00 WIB: Amerika Serikat vs Australia

26 Juni 2026

09.00 WIB: Paraguay vs Australia

Prediksi Australia di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 memberikan harapan besar bagi Australia. Dari segi kualitas pemain, Australia menunjukkan daya saing yang kuat. Tim asuhan pelatih Tony Popovic siap bersaing dengan tim-tim lain di Grup D tanpa merasa inferior.

Saat ini, Australia memiliki sejumlah pemain yang berkarier di liga-liga Eropa yang terkenal. Salah satu pemain kunci di lini belakang adalah Alessandro Circati. Selain itu, ada juga Jordan Bos, bek kiri yang berasal dari klub Feyenoord yang diharapkan dapat memperkuat pertahanan.

Di sektor tengah, Australia memiliki Jackson Irvine yang telah berpengalaman bermain di liga Jerman. Tak hanya itu, Connor Metcalfe juga diharapkan dapat menjadi andalan di lini tengah. Sementara itu, di lini depan, Nestory Irankunda diharapkan mampu mencetak banyak gol untuk tim.

Dengan komposisi pemain yang baik, Australia seharusnya dapat lolos dari fase grup pada Piala Dunia 2026. Melihat performa dan hasil yang didapat selama babak kualifikasi, Australia menunjukkan potensi yang menjanjikan. Mereka berpeluang untuk mengulangi pencapaian di Piala Dunia 2022, di mana mereka berhasil lolos dari fase grup. Bahkan, ada kemungkinan untuk menciptakan sejarah baru dalam turnamen kali ini.

 

Sumber: Asad Arifin (Bola.net)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan