Ini bukanlah pengalaman pertama bagi Amerika Serikat dalam menyelenggarakan Piala Dunia. Pada tahun 1994, mereka menjadi tuan rumah tunggal dan berhasil menunjukkan performa yang cukup baik.
Tim tersebut mampu melangkah hingga babak 16 besar sebelum akhirnya tersingkir setelah mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Brasil, yang kemudian meraih gelar juara. Dengan pengalaman sebelumnya dan dukungan sebagai tuan rumah, harapan tinggi menyelimuti perjalanan USMNT di Piala Dunia mendatang.
Rapor Amerika Serikat di Piala Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4234323/original/012359200_1669063172-2_AP22325685388147.jpg)
Amerika Serikat memiliki sejarah yang kaya dan menarik dalam ajang Piala Dunia. Meskipun belum pernah mengangkat trofi juara, perjalanan mereka di turnamen ini dipenuhi dengan berbagai momen penting yang patut dikenang. Prestasi terbaik Amerika Serikat di Piala Dunia terjadi pada edisi perdana, yakni Piala Dunia 1930 yang digelar di Montevideo. Pada saat itu, mereka termasuk salah satu dari 13 negara yang diundang untuk berpartisipasi dalam turnamen yang bersejarah tersebut.
Di fase grup, Amerika Serikat menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih dua kemenangan yang meyakinkan, yaitu 3-0 atas Paraguay dan Belgia. Dengan hasil tersebut, mereka berhasil melaju ke babak semifinal sebagai pemuncak grup.
Sayangnya, perjalanan mereka harus terhenti di semifinal ketika mereka mengalami kekalahan telak 1-6 dari Argentina. Meskipun gagal mencapai final, pencapaian ini tetap menjadi yang terbaik dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia hingga saat ini.
Seiring berjalannya waktu, Amerika Serikat memasuki era modern sepak bola, termasuk penampilan mereka di Piala Dunia 2022. Dalam fase grup, mereka berada dalam satu grup dengan tim-tim kuat seperti Inggris, Iran, dan Wales. Amerika Serikat menunjukkan konsistensi yang baik dengan tidak mengalami kekalahan di fase grup.
Mereka berhasil bermain imbang melawan Wales dan Inggris, sebelum meraih kemenangan penting atas Iran. Hasil-hasil tersebut membawa mereka melaju ke babak 16 besar sebagai runner-up grup. Namun, di fase gugur, langkah mereka harus terhenti setelah kalah 1-3 dari Belanda.
Pelatih Timnas Amerika Serikat: Mauricio Pochettino
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893585/original/061511800_1721184261-7_Calon_Pelatih_Baru_Timnas_Inggris_Pengganti_Gareth_Southgate-AP__4_.jpg)
Federasi sepak bola Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penunjukan Mauricio Pochettino sebagai pelatih kepala tim nasional pada bulan September 2024. Penunjukan ini dilakukan setelah masa jabatan kedua Gregg Berhalter bersama tim yang dikenal sebagai The Stars and Stripes berakhir.
Pochettino, pelatih asal Argentina, memiliki reputasi yang kuat berkat pengalamannya yang luas di berbagai kompetisi elite Eropa. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah melatih sejumlah klub top, termasuk Chelsea, PSG, Tottenham, Southampton, dan Espanyol.
Nama Pochettino mulai banyak diperbincangkan ketika ia berhasil menjadikan Tottenham sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Liga Inggris dan Eropa. Ia bahkan berhasil membawa klub asal London tersebut mencapai final Liga Champions pada tahun 2019, yang merupakan pencapaian yang sangat bersejarah bagi klub tersebut.
Dengan rekam jejak yang mengesankan, federasi sepak bola Amerika Serikat berharap bahwa Pochettino dapat meningkatkan daya saing tim nasional, baik dari segi taktik maupun mental bertanding. Pengalamannya dalam mengembangkan pemain muda juga dianggap sebagai nilai tambah, terutama mengingat bahwa skuad Amerika Serikat saat ini dipenuhi dengan banyak talenta yang menjanjikan.
Bintang Timnas AS: Weston McKennie
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4861953/original/047125400_1718244332-AP24165062400973.jpg)
Dalam waktu persiapan yang tersisa sekitar sepuluh minggu, datang berita positif dari salah satu bintang utama Amerika Serikat, Weston McKennie. Gelandang berusia 27 tahun ini menunjukkan performa yang mengesankan saat memperkuat Juventus dalam kompetisi Serie A, di mana ia berperan penting dalam kemenangan 2-0 melawan Genoa, dan dinyatakan sebagai Man of the Match.
McKennie berhasil mencetak gol kedua dalam pertandingan tersebut melalui skema serangan balik yang cepat. Aksinya dimulai dari inisiatifnya di menit ke-17, di mana ia menyambut umpan silang dengan sepakan first-time yang tidak bisa dihentikan oleh kiper lawan.
Gol ini menjadi yang kelima bagi McKennie di Serie A musim ini, menyamai pencapaian terbaiknya pada musim 2020/2021. Dengan tujuh pertandingan tersisa di liga, kesempatan McKennie untuk memecahkan rekor baru masih terbuka lebar.
Secara keseluruhan, McKennie telah mencetak sembilan gol di semua kompetisi musim ini, termasuk empat gol di Liga Champions. Penampilan agresifnya di lini depan juga terlihat jelas selama pertandingan melawan Genoa, di mana ia beberapa kali mengancam pertahanan lawan dan hampir menambah jumlah golnya, meskipun dua peluang emas yang dimilikinya tidak berhasil menjadi gol tambahan.
Kebangkitan performa McKennie ini hadir pada waktu yang sangat tepat, mengingat timnas Amerika Serikat saat ini membutuhkan dukungan di sektor serangan. Mereka tampil kurang meyakinkan dalam jeda internasional pada bulan Maret lalu, hanya mampu mencetak dua gol dan kebobolan tujuh kali dalam dua laga uji coba melawan tim nasional Belgia dan Portugal. Walaupun McKennie sempat mencetak gol melawan Belgia dengan cara yang mirip, lini serang AS kembali tidak efektif saat kalah 0-2 dari Portugal.
Situasi semakin menantang ketika bintang utama mereka, Christian Pulisic, masih mengalami kesulitan untuk mencetak gol. Di sisi lain, berita buruk juga datang dari striker muda Patrick Agyemang yang harus menepi karena cedera tendon Achilles saat bermain untuk Derby County, sehingga ia dipastikan tidak bisa tampil di Piala Dunia mendatang.
Dengan kondisi yang ada, kontribusi McKennie di lini tengah, terutama dalam membantu serangan, akan sangat penting bagi "The Stars and Stripes". Jika ia mampu mempertahankan performa terbaiknya, McKennie berpotensi menjadi pembeda bagi Amerika Serikat dalam upaya mereka bersaing di turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Skuad Timnas AS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4670714/original/031517100_1701420180-000_33GG4K2.jpg)
Berikut daftar skuad timnas AS pada FIFA Matchday terakhir Maret silam. Komposisi ini bisa jadi gambaran untuk kekuatan tim pada turnamen mendatang.
Di pos penjaga gawang ada Chris Brady dari Chicago Fire, Roman Celentano yang bermain untuk FC Cincinnati, Matt Freese dari New York City FC, dan Matt Turner yang tergabung dengan New England Revolution. Keempat kiper ini memiliki pengalaman yang bervariasi dan diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk tim.
Pada posisi bek, ada Max Arfsten dari Columbus Crew, Alex Freeman yang berasal dari Villarreal, Mark McKenzie dari Toulouse, serta Tim Ream yang kini membela Charlotte FC. Selain itu, Chris Richards dari Crystal Palace, Antonee Robinson dari Fulham, Miles Robinson dari FC Cincinnati, Joe Scally yang bermain untuk Borussia Mönchengladbach, dan Auston Trusty dari Celtic juga menjadi bagian dari daftar ini. Mereka diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan tim dengan solid.
Untuk posisi gelandang, terdapat nama-nama seperti Sebastian Berhalter dari Vancouver Whitecaps, Johnny Cardoso yang bermain di Atlético Madrid, dan Weston McKennie dari Juventus. Selain itu, Aidan Morris dari Middlesbrough, Gio Reyna dari Borussia Mönchengladbach, Cristian Roldan dari Seattle Sounders, Tanner Tessmann dari Lyon, serta Malik Tillman dari Bayer Leverkusen juga masuk dalam daftar. Kombinasi pemain ini diharapkan dapat memberikan kreativitas dan kekuatan di lini tengah.
Di lini depan, para penyerang yang terpilih adalah Brenden Aaronson dari Leeds United, Patrick Agyemang yang bermain untuk Derby County, Folarin Balogun dari Monaco, dan Ricardo Pepi dari PSV Eindhoven. Selain itu, Christian Pulisic yang kini membela Milan dan Tim Weah dari Marseille juga menjadi bagian penting dalam skuad. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan daya serang tim secara keseluruhan.
Jadwal Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431194/original/068501900_1764730258-piala_dunia_2.jpg)
13 Juni 2026
08.00 WIB: Amerika Serikat vs Paraguay
20 Juni 2026
02.00 WIB: Amerika Serikat vs Australia
26 Juni 2026
09.00 WIB: Turki vs Amerika Serikat
Prediksi Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512248/original/044274100_1771931786-piala_dunia_2026.jpg)
Dengan Piala Dunia 2026 yang akan dimulai dalam waktu kurang dari dua bulan, tekanan terhadap timnas Amerika Serikat semakin meningkat. Ekspektasi masyarakat semakin tinggi seiring dengan kebangkitan performa tim setelah melewati masa-masa sulit di tahun 2024. Awalnya dianggap meragukan, skuad yang dikenal dengan sebutan USMNT ini mulai menunjukkan perkembangan yang positif.
Sejak bulan September tahun lalu, mereka berhasil mencatatkan rekor tak terkalahkan dengan mengalahkan Jepang, Australia, Paraguay, dan Uruguay, serta bermain imbang melawan Ekuador. Catatan yang mengesankan ini menjadi bekal yang sangat berarti, mengingat semua lawan tersebut juga merupakan kontestan Piala Dunia.
Akan tetapi, dalam dua pertandingan terakhir melawan tim-tim papan atas Eropa, Amerika Serikat mengalami kesulitan. McKennie dan rekan-rekannya harus menerima kekalahan telak, yaitu 2-5 dari Belgia dan 0-2 dari Portugal. Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan istimewa bagi Amerika Serikat karena untuk pertama kalinya sejak edisi 1994, turnamen sepak bola terbesar di dunia ini kembali diselenggarakan di negara mereka.
Saat itu, Piala Dunia telah terbukti menjadi pendorong bagi perkembangan sepak bola di AS, yang melahirkan liga profesional, meningkatkan tayangan televisi, serta meningkatkan jumlah penggemar.
Meski demikian, popularitas sepak bola di Amerika Serikat masih kalah dibandingkan olahraga lain seperti American football dan basket. Piala Dunia kali ini dilihat sebagai kesempatan berharga untuk mengurangi kesenjangan tersebut dan memperluas basis penggemar. Secara historis, pencapaian terbaik yang diraih AS di era modern terjadi pada Piala Dunia 2002, ketika mereka berhasil mencapai babak perempat final setelah mengalahkan Portugal dan Meksiko, yang saat itu merupakan tim elit dunia. Mencapai target yang sama dinilai sebagai sasaran yang realistis.
Namun, jika tim mampu melangkah lebih jauh hingga semifinal, atau bahkan melewati tahap tersebut, Timnas AS berpotensi menciptakan momen bersejarah yang dapat menginspirasi generasi baru pecinta sepak bola di negara mereka. Dengan semua harapan dan tantangan yang ada, perjalanan tim nasional ini menjadi sorotan utama bagi para penggemar dan pencinta olahraga di seluruh negeri.
Â
Sumber: Ari Prayoga (Bola.net)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5361116/original/013557700_1758776921-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__74_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549356/original/044187700_1775616635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-08T094635.806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370732/original/072990600_1759567668-timnas_AS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3082774/original/037721700_1584860118-Pelatih_Jebolan_Serie_A_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297029/original/052747100_1784066633-Spain_s_Pedro_Porro_celebrates_scoring_their_second_goal_with_Pau_Cubarsi__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297082/original/028669700_1784076848-000_C27U6KD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297076/original/040450300_1784075378-barton_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297070/original/029757400_1784071679-Players_of_France_and_Spain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297047/original/067992000_1784067138-fran6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297065/original/007044100_1784070064-Spain_goalkeeper_Unai_Simon_and_defender_Pau_Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297060/original/000844200_1784067788-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297031/original/089698500_1784066707-Spain_s_Borja_Iglesias__26__celebrates_with_Rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297028/original/097743500_1784066595-000_C27T8XW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297073/original/011151300_1784072415-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046088/original/077180100_1581323846-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297014/original/010130900_1784050599-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/692969/original/twitter-aji--140617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4850873/original/023752100_1717379179-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3658301/original/097193300_1639070600-AP21343481184910.jpg)