Kontroversi lain muncul pada 21 Agustus 2022, dalam pertandingan Liga Super antara Wuhan Yangtze River dan Henan Songshan Longmen. Saat itu, Ma Ning sengaja dijatuhkan oleh striker Songshan Longmen, Henrique Dourado, yang kemudian diusir karena perilaku kekerasan.
Insiden tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2, namun lima hari kemudian, Asosiasi Sepak Bola China menjatuhkan skorsing 12 bulan kepada Dourado. Hukuman ini tercatat sebagai yang terberat dalam sejarah Liga Super China, menunjukkan tingkat keseriusan pelanggaran yang terjadi.
Keputusan Kontroversial di Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ma Ning kembali menjadi pusat perhatian saat memimpin Final Piala Asia AFC 2023 antara Yordania dan Qatar pada 10 Februari 2024. Dalam pertandingan tersebut, ia memberikan tiga penalti kontroversial kepada tim Qatar, yang menurut penggemar Yordania, merugikan tim mereka dan menyebabkan mereka kehilangan gelar.
Keputusan-keputusan ini memicu kemarahan besar di kalangan penggemar Yordania, bahkan mendorong tuntutan publik agar Asosiasi Sepak Bola Yordania mengajukan keberatan terhadap kehadirannya di final Piala Arab 2025. Penggemar Indonesia juga turut membanjiri media sosial Konfederasi Sepak Bola Asia dengan kritik, bahkan mengedit foto Ma Ning dengan kostum badut.
Tidak hanya itu, Ma Ning juga memimpin pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia dan Irak, di mana beberapa keputusannya dinilai sangat merugikan tim Indonesia. Media olahraga terkemuka Indonesia, Bola, bahkan menyebut kinerja Ma Ning "mengerikan," menuduhnya bias dan enggan berkonsultasi dengan VAR pada momen-momen krusial yang mungkin menguntungkan Indonesia.
Frustrasi tim Indonesia memuncak setelah kekalahan 0-1 dari Irak, yang berujung pada konfrontasi antara beberapa anggota tim dan ofisial dengan Ma Ning. Insiden ini mengakibatkan tiga kartu merah dikeluarkan oleh wasit, menambah daftar panjang kontroversi yang menyertainya.
Reaksi Publik terhadap Penunjukan Ma Ning di Piala Arab 2025
Meskipun rekam jejaknya diwarnai kontroversi, FIFA secara resmi menunjuk Ma Ning sebagai ofisial keempat untuk final Piala Arab 2025. Penunjukan ini sekali lagi memicu kemarahan di kalangan olahraga Yordania.
Publik Yordania mendesak Asosiasi Sepak Bola Yordania untuk campur tangan dan meminta pencopotannya dari daftar ofisial. Mereka melihat kehadiran wasit asal China tersebut, bahkan sebagai ofisial keempat, sebagai tekanan psikologis dan provokasi.
Kekhawatiran utama adalah potensi bias dan pertanyaan terhadap keadilan keputusan masa lalunya, yang dikhawatirkan dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Situasi ini menunjukkan betapa sensitifnya penunjukan Ma Ning di tengah publik sepak bola.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/37/original/032272900_1521181228-20180222_142938.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378672/original/090216600_1760275953-000_34J63DT.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)