Calon Presiden Barcelona Marc Ciria Bawa-Bawa Lionel Messi Jadi Senjata Kampanye

Marc Ciria, calon presiden Barcelona, pasang spanduk raksasa Lionel Messi di pusat kota. Ini jadi senjata kampanye menantang Joan Laporta, mengisyaratkan kepula

OlehThomas
Diterbitkan 19 Februari 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Strategi Marc Ciria: Memanfaatkan Isu Messi untuk Menantang Laporta

Marc Ciria secara terbuka menyatakan keinginannya untuk membawa kembali Lionel Messi ke Barcelona, bahkan menyebut hubungan Messi dan Barca idealnya seperti Michael Jordan dengan Nike, melampaui urusan teknis dan masuk ke ranah komersial serta institusional. Ia berpendapat bahwa salah satu kesalahan strategis terbesar dalam sejarah klub adalah melepaskan Lionel Messi pada tahun 2021.

Ciria ingin Messi kembali dengan terhormat dan dengan struktur yang kuat, bukan secara diam-diam. Ia melihat retaknya hubungan antara Messi dan Laporta sebagai celah untuk meraih keuntungan politik dalam pemilihan presiden.

Fokus kampanye Ciria pada sosok Messi merupakan upaya untuk menyoroti kegagalan kepemimpinan Laporta dalam mempertahankan sang megabintang. Dengan menjadikan Messi sebagai komoditas utama, Ciria berharap dapat menarik perhatian pemilih yang merindukan kehadiran Messi di Camp Nou.

Dinamika Pemilihan Presiden Barcelona dan Sikap Messi

Pemilihan presiden Barcelona dijadwalkan akan berlangsung pada 15 Maret. Joan Laporta, presiden petahana, menjadi favorit untuk menang dan berharap dapat melanjutkan masa jabatannya, namun ia menghadapi persaingan ketat dari beberapa kandidat lain. Selain Marc Ciria, kandidat seperti Victor Font, Xavier Vilajoana, Daniel Juan, dan William Maddock juga turut meramaikan bursa pemilihan.

Isu Messi menjadi komoditas utama dalam kampanye pemilihan presiden, dengan kandidat lain seperti Victor Font juga berjanji akan menghubungi Messi jika terpilih. Font bahkan mengklaim bahwa proposal yang ia siapkan untuk memperbaiki relasi dengan Messi membuat sang legenda antusias.

Namun, Lionel Messi dilaporkan telah mengambil sikap tegas untuk tidak terlibat atau memberikan dukungan kepada kandidat manapun dalam proses pemilihan presiden Barcelona. Keputusan ini didasari oleh fokusnya saat ini pada karier di Inter Miami dan persiapan untuk Piala Dunia 2026 bersama Timnas Argentina, serta pengalaman pahit di masa lalu terkait janji yang tidak terpenuhi. Meskipun ia pernah mengungkapkan keinginan untuk kembali dan tinggal di Barcelona, Messi memilih untuk tetap netral dalam dinamika politik klub.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan