Kapten Barcelona Murka Gol Pau Cubarsi ke Gawang Atletico Madrid Dianulir: Ini Skandal!

Kontroversi VAR warnai kekalahan 0-4 Barcelona dari Atletico Madrid. Frenkie de Jong menyebut anulir gol Pau Cubarsi sebagai skandal di semifinal Copa del Rey.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 20:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona marah besar usai kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Jumat (13/2) dini hari WIB. Bukan hanya soal kekalahan, akan tetapi keputusan VAR yang menganulir gol Pau Cubarsi.

Gol yang sempat memberi harapan bagi Blaugrana itu dibatalkan setelah peninjauan VAR yang berlangsung lebih dari enam menit. Keputusan tersebut menjadi titik balik emosional dalam laga di Stadion Metropolitano.

Wasit Juan Martinez Munuera menunggu konfirmasi dari ofisial VAR Pablo Gonzalez Fuertes. Namun, sistem offside semi-otomatis tak dapat digunakan sehingga penentuan dilakukan dengan garis manual.

Situasi ini memantik kemarahan di ruang ganti Barcelona. Salah satu yang paling vokal adalah kapten tim, Frenkie de Jong, yang menyebut momen tersebut sebagai sebuah skandal.

Ledakan Emosi Frenkie de Jong

Frenkie de Jong tak menahan diri saat berbicara kepada media internasional di mixed zone. Gelandang asal Belanda itu mengaku telah melihat ulang tayangan insiden tersebut dan menilai keputusan itu keliru.

“Saya melihat tayangan ulangnya setelah kejadian dan Anda dapat dengan jelas melihat bahwa tidak ada offside," buka Frenkie de Jong kepada Mundo Deportivo.

“Dalam tayangan offside di televisi, Anda tidak dapat melihat kontak dengan bola, dan kemudian Anda melihat gambar di mana Fermin menembak dan bek berada satu meter di belakang Robert. Saya pikir itu sangat aneh," sambungnya.

Menurut De Jong, kejanggalan terlihat jelas dari sudut pengambilan gambar dan momen sentuhan bola. Ia menilai visual yang ditampilkan tidak memberikan bukti kuat adanya posisi offside.

Masalah Sistem dan Bayang-bayang Skandal

De Jong secara implisit menyoroti krisis kepercayaan terhadap teknologi VAR. Ia menilai sistem seharusnya memberikan kepastian, bukan justru memunculkan polemik baru.

"Dia [wasit pertandingan] tidak bisa berbuat banyak karena dia juga sedang menunggu. Dia tidak memiliki gambar atau videonya. Tapi VAR punya. Gambar yang saya lihat, jika bukan AI, yang sudah tidak bisa dipastikan lagi."

"Jika ini fotonya, ini skandal karena sangat jelas," tegas pemain asal Belanda tersebut.

Komite Teknis Wasit (CTR) akhirnya merilis pernyataan resmi. Badan tersebut menjelaskan bahwa selama proses review yang cukup lama, sistem offside semi-otomatis mengalami kegagalan teknis.

Sumber: BarcaUniversal

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Indonesia Tetap Harus Hormati Timor Leste

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • liputan6
    Copa del Rey dalam bahasa Spanyol adalah sebuah kompetisi sepak bola tahunan yang diperuntukkan untuk klub-klub sepak bola Spanyol.
    Copa Del Rey
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid
  • Frenkie de Jong