Proliga 2026: Seri Bojonegoro Krusial Bagi Bandung bjb Tandamata

Proliga 2026 di Bojonegoro akan sangat krusial menentukan nasib Bandung bjb Tandamata untuk lolos ke babak final four.

OlehThomas
Diterbitkan 13 Februari 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Tentunya Falcons akan berusaha mendapatkan kemenangan di Proliga tahun ini. Kami tetap fight menang," tegas Risco, seraya menyerukan.

Berdasarkan jadwal, anak-anak asuh Risco akan berlaga pada penghujung pekan di Seri Bojonegoro, dimana tim-tim pesaing seperti JLM dan JPP akan selalu bertanding lebih dulu. Jika JLM menang atas JPE dan JPP kalahkan JEP pada hari Jumat (13/02/26), maka hasil itu akan sedikit mengganggu mental Cindy dan kawan-kawan secara psikologis sebelum hadapi MFN, satu hari berselang.

Begitu juga pada pertandingan di hari Minggu (15/02/26), dimana JPP lebih dulu melakoni laga melawan JPE, pukul 13.00 WIB, sebelum Bandung bjb Tandamata hadapi GPP pada pukul 16.00 WIB.

Nasib Tergantung Laga Lain

 Jika JPP menang atas JPE, maka hasil itu bisa saja menghantui fokus Cindy dan kolega secara psikologis sebelum bentrok dengan GPP. Oleh karenanya, Bandung bjb Tandamata wajib hindari 'perang mental' dengan tidak memikirkan hasil pertandingan lainnya, terutama laga yang dilakoni JLM dan JPP.

Itu menjadi penting demi tidak terbeban secara psikologis dan tampil lebih frontal alias tanpa ampun di setiap pertandingan. Lumrah, apabila dalam sebuah kompetisi, setiap tim bakal menebar ancaman, termasuk 'psy war' yang dapat mempengaruhi mental bertanding dari tim yang tengah bersaing.

"Bagi tim kami, sudah tidak ada lagi toleransi. Tim lain menang atau kalah sudah tidak jadi perhatian kami. Yang jadi fokus kami sekarang adalah menang dulu di dua pertandingan Bojonegoro kalau mau terus punya asa bersaing di empat besar. Selain itu, semua pemain kami juga dalam kondisi prima, siap berjuang untuk tetap memelihara asa ke empat besar. Kami juga bakal melakukan rotasi pemain dalam keadaan tertentu, tergantung situasi yang berkembang di lapangan nanti," beber Risco, menanggapi sejumlah opsi dalam meramu strategi, mengingat tim asuhannya bakal bermain dua pertandingan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Selain itu, penting bagi Bandung bjb Tandamata untuk mempertebal mental bertanding, khususnya para pemain muda yang terlihat belum stabil dalam beberapa laga terakhir.

"Kami berusaha sekuat tenaga untuk membangun kembali tim ke jalur kemenangan serta fokus perbaikan, baik mental maupun strategi bertanding. Kami semua fokus untuk menatap dua pertandingan di Bojonegoro. Evaluasi tetap dilakukan, tapi kami harus lupakan kekalahan dan mudah-mudahan kehadiran pemain baru bisa menambah semangat dan meningkatkan moril pemain," jelas Drs. Asep Sukmana, M.si selaku Manajer Tim Bandung bjb Tandamata.

Kini, segala daya dan upaya wajib dikerahkan Bandung bjb Tandamata di setiap pertandingan. Di sisi lain, ada hal positif bagi Cindy dan kolega dari segi jadwal jika JLM dan JPP kalah dari JPE dan JEP di hari Jumat (13/02/26). Karena beban psikologis Cindy dan kawan-kawan bisa lebih ringan, sehingga mereka bisa tampil lepas saat hadapi MFN di hari Sabtu (15/02/26), 16.00 WIB.

Pemain Baru BJB

Begitu juga dengan pertandingan di hari Minggu (15/02/26). Jika JPP kalah dari JPE, Cindy dan kawan-kawan bakal lebih termotivasi untuk kalahkan GPP, tiga jam berselang. Ditambah lagi dengan hadirnya amunisi baru, Giulia Angelina sebagai outside hitter anyar yang tentunya menambah 'angin segar'.

Sebelumnya, pemain asal Italia berusia 28 itu harus absen di Seri Malang akibat terkendala non teknis. Namun kini Angelina memastikan dirinya siap tampil maksimal di Bojonegoro. "Selama pertandingan selanjutnya, penting untuk memberikan semua yang kita miliki dan berjuang untuk keluar dari situasi ini. Tentu saja akan lebih baik jika punya lebih banyak waktu untuk berlatih bersama, tetapi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal," ungkap Angelina yang sudah berlatih dan memahami bagaimana strategi bertanding, sesuai arahan sang pelatih.

Hadirnya Angelina juga bisa menjadi solusi dalam menutup 'lubang' dari strategi permainan. Dengan tinggi 193 cm, Angelina diyakini bisa menciptakan serangan frontal ke kubu lawan dengan jangkauan spike 300 cm, seraya mematikan receive lawan dan membuka celah terciptanya poin demi poin di setiap set pertandingan. Selain itu, Angelina juga diharapkan mampu meredam serangan lawan dengan jangkauan blocking 284 cm. "Saya melihat semua pemain bekerja sangat keras dan saya pikir itu penting. Saya pikir hal terbaik yang dapat dilakukan tim adalah bukan pada masalah, tetapi fokus pada hal-hal yang masih harus kita lakukan," seru Angelina.

Rekor Pertemuan

Untuk diketahui, sejak MFN jadi pendatang baru di Proliga tahun 2025, Bandung bjb Tandamata selalu menang setiap kali kedua tim bentrok. Hingga saat ini total sudah tiga kali kedua tim bertemu dan kemenangan (tiga poin), selalu memihak Bandung bjb Tandamata. Sementara setiap kali bersua dengan GPP, Bandung bjb Tandamata selalu memenangi laga secara berturut-turut, yakni pada musim 2023 dan 2024.

Total, ada sembilan pertemuan kedua tim sejak Januari 2023 dan Bandung bjb Tandamata mendominasi dengan 7:2. Dua kemenangan GPP terjadi pada Februari 2025 dengan skor 3-2 dan Proliga 2026 di Seri Bandung dengan skor 3-0 (25-14, 31-29, 25-23).

Untuk lolos ke final four, Bandung bjb Tandamata juga wajib menjadikan, empat pertandingan tersisa (termasuk dua pertandingan di Seri Sentul) sebagai laga krusial. Pasalnya, apabila dua tim hingga lebih, memiliki poin yang sama pada penutupan babak reguler, maka rasio set kemenangan hingga rasio poin, bisa jadi penentu lolos atau tidaknya tim ke final four.

Artinya, setiap dukungan, baik dari suporter dan orang-orang terdekat, menjadi sangat penting demi meningkatkan mental bertanding. "Kami akan menghadirkan suporter semaksimal mungkin untuk memberikan semangat lebih kepada pemain," tegas Asep.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan