Meski Kylian Mbappe Tajam, Daya Gedor Real Madrid Justru Menurun

Kylian Mbappe tampil tajam di Real Madrid musim ini. Akan tetapi daya serang tim secara keseluruhan justru menunjukkan tren penurunan yang mengkhawatirkan.

OlehThomas
Diterbitkan 23 Januari 2026, 18:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kedatangan Kylian Mbappe ke Real Madrid pada musim 2024-2025 membawa ekspektasi tinggi, terutama setelah klub berhasil menjuarai Liga Champions pada musim sebelumnya. Namun, di balik ketajaman individu sang megabintang, sebuah tren mengkhawatirkan mulai terlihat: daya serang Real Madrid secara keseluruhan justru mengalami penurunan. Analisis data menunjukkan bahwa meskipun Mbappe menjadi mesin gol, kontribusi dari pemain lain di lini depan tidak seproduktif sebelumnya.

Musim 2025-2026, yang merupakan musim kedua Mbappe bersama Los Blancos, menjadi sorotan utama. Real Madrid berada di posisi kedua La Liga, namun rata-rata gol per pertandingan tim menunjukkan grafik menurun dibandingkan musim-musim sebelumnya. Fenomena ini memicu pertanyaan besar mengenai keseimbangan tim dan strategi ofensif yang diterapkan.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan manajemen klub dan penggemar. Meskipun Mbappe telah membuktikan dirinya sebagai pencetak gol ulung, penurunan kolektif dalam produktivitas gol tim mengindikasikan adanya masalah yang lebih dalam. Real Madrid kini dihadapkan pada tantangan untuk menemukan kembali ketajaman kolektif mereka di lini serang.

Ketajaman Individu Kylian Mbappe yang Mengesankan

Kylian Mbappe, penyerang andalan Real Madrid dan kapten tim nasional Prancis, telah menunjukkan performa individu yang luar biasa sepanjang musim 2025-2026. Hingga 20 Januari 2026, Mbappe memimpin daftar pencetak gol Real Madrid di La Liga dengan 19 gol.

Secara keseluruhan di semua kompetisi, ia telah mengoleksi 32 gol untuk Real Madrid musim ini, menjadikannya pencetak gol terbanyak tim. Kontribusinya tidak hanya terbatas pada gol; di La Liga musim 2025-2026, Mbappe juga mencatatkan 4 assist, dengan total kontribusi gol (gol + assist) mencapai 23, atau rata-rata 1.24 kontribusi per 90 menit.

Performa impresifnya terlihat jelas dalam beberapa pertandingan penting. Mbappe mencetak dua gol dalam kemenangan telak 6-1 Real Madrid atas Monaco di Liga Champions pada 20 Januari 2026. Tiga hari sebelumnya, pada 17 Januari 2026, ia juga berhasil mencetak gol ke-50 di La Liga untuk Real Madrid saat tim mengalahkan Levante 2-0.

Statistik Daya Serang Real Madrid Musim 2025-2026

Meskipun memiliki penyerang seproduktif Mbappe, statistik daya serang Real Madrid secara keseluruhan menunjukkan gambaran yang kompleks. Saat ini, Real Madrid menempati posisi kedua di tabel La Liga musim 2025-2026. Di kompetisi domestik, mereka telah mencetak 43 gol dalam 20 pertandingan, dengan rata-rata 2.15 gol per pertandingan.

Jika melihat performa di semua kompetisi, termasuk La Liga, Copa del Rey, Supercopa de España, dan Liga Champions UEFA, Real Madrid telah membukukan 71 gol dari 31 pertandingan. Ini menghasilkan rata-rata 2.29 gol per pertandingan di seluruh ajang. Selain itu, mereka memiliki expected goals (xG) sebesar 46.85 dan telah mengumpulkan 34 assist di La Liga, dengan rata-rata penguasaan bola mencapai 59%.

Tren Penurunan Daya Serang Real Madrid yang Mengkhawatirkan

Sebuah laporan dari Football Espana pada 22 Januari 2026 menyoroti tren penurunan gol Real Madrid yang mengkhawatirkan, terlepas dari produktivitas tinggi Kylian Mbappe. Pada musim 2023-2024, sebelum kedatangan Mbappe, Real Madrid mencetak rata-rata 2.29 gol per pertandingan. Angka ini kemudian menurun menjadi 2.05 gol per pertandingan pada musim 2024-2025, yang merupakan musim debut Mbappe.

Tren penurunan berlanjut pada musim 2025-2026, dengan rata-rata gol per pertandingan turun lebih jauh menjadi 2 gol, meskipun sempat sedikit meningkat setelah kemenangan besar atas Monaco. Penurunan ini menjadi perhatian utama bagi manajemen klub, terutama karena Real Madrid belum memenangkan trofi mayor sejak awal musim 2024-2025.

Meskipun Mbappe sangat produktif dengan 76 gol dari 86 pertandingan di semua kompetisi sejak bergabung, kontribusi gol dari pemain lain seperti Vinicius Junior, Rodrygo Goes, dan Jude Bellingham justru mengalami penurunan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan apakah Real Madrid perlu merekrut penyerang tambahan atau melakukan penyesuaian taktik. Spekulasi mengenai kemungkinan transfer Vinicius atau kedatangan Erling Haaland muncul sebagai opsi untuk memungkinkan Mbappe kembali bermain di posisi sayap kiri, area yang lebih disukainya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan