Duet Impian AC Milan di Lini Depan: Menanti Aksi Rafael Leao dan Christian Pulisic

Rafael Leao dan Christian Pulisic adalah mesin gol AC Milan, tetapi jarang bermain bersama. Analisis taktik Allegri dan dampaknya pada lini depan Rossoneri.

Diterbitkan 30 Desember 2025, 19:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan memiliki dua penyerang paling produktif di Serie A musim 2025/2026. Rafael Leao dan Christian Pulisic menjadi tumpuan utama dalam urusan mencetak gol.

Namun, ada ironi besar di balik statistik tersebut. Dua pemain terbaik Milan justru sangat jarang tampil bersamaan di atas lapangan.

Di bawah kendali Massimiliano Allegri, Milan bermain dengan formasi 3-5-2. Skema ini sejatinya membuka ruang bagi dua penyerang tengah untuk berkolaborasi.

Akan tetapi, duet Leao dan Pulisic nyaris tak pernah benar-benar hadir. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar soal efektivitas lini depan Rossoneri.

Mesin Gol Milan yang Tak Pernah Sinkron

Jika tolok ukurnya adalah produktivitas, Leao dan Pulisic merupakan pilihan terbaik Milan. Leao telah mencetak lima gol dan satu assist, sementara Pulisic tampil sebagai bintang utama dengan delapan gol dan dua assist di Serie A.

Musim ini, keduanya memang didorong ke peran yang lebih sentral. Namun, fakta bahwa mereka hampir tidak pernah bermain bersama menjadi salah satu kekecewaan terbesar bagi Milan dan para pendukungnya.

Cedera memang menghantui skuad Rossoneri sepanjang musim. Namun, pada kasus Leao dan Pulisic, masalahnya terasa berulang dan beruntun.

Ketika salah satu pulih, yang lain justru absen. Situasi ini memaksa Milan sangat berhati-hati, terutama dalam menangani kondisi Leao agar tidak kembali terlalu cepat.

Menunggu Ledakan Duet Ideal Rossoneri

Sejauh ini, seperti yang ditulis Gazzetta dello Sport, Leao dan Pulisic hanya bermain bersama selama 135 menit. Angka tersebut terasa menyakitkan mengingat potensi besar yang dimiliki duet ini.

Massimiliano Allegri sejatinya ingin menggunakan mereka bersamaan. Namun, pelatih berpengalaman itu memilih bersabar dan tidak memaksakan keadaan.

Fakta lain yang mencerminkan masalah ini adalah minimnya laga sebagai starter bersama. Leao dan Pulisic baru dua kali memulai pertandingan secara bersamaan, selebihnya hanya muncul sesekali.

Potensi mereka jelas belum tergali. Jika kondisi fisik akhirnya memungkinkan, duet ini bisa menjadi senjata paling mematikan Milan. Tinggal menunggu waktu kapan misteri itu benar-benar terjawab.

Sumber: SempreMilan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Morgan Rogers Pilih Rival, Arsenal Siapkan Rencana Baru

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Christian Mate Pulisic adalah pesepak bola asal Amerika Serikat yang kini merumput bersama Chelsea FC
    Christian Mate Pulisic adalah pesepak bola asal Amerika Serikat yang kini merumput bersama Chelsea FC
    Christian Pulisic
  • Rafael Leao