Bikin Striker Liverpool Alexander Isak Cedera Parah, Bek Tottenham Ini Malah Dibela Jamie Carragher

Jamie Carragher membela Micky van de Ven usai tekel yang membuat Alexander Isak cedera parah dalam duel Liverpool melawan Tottenham.

Diterbitkan 23 Desember 2025, 10:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bentrokan panas terjadi saat Liverpool bertandang ke markas Tottenham Hotspur Stadium pada pekan ke-17 Liga Inggris 2025/2026. Laga itu berubah muram setelah Alexander Isak mengalami cedera serius akibat sebuah tekel keras.

Isak yang baru masuk sebagai pemain pengganti langsung memberi dampak besar bagi Liverpool. Namun, momen krusial justru datang ketika striker asal Swedia itu tak mampu melanjutkan pertandingan.

Tekel bek Tottenham, Micky van de Ven, membuat Isak tertatih-tatih keluar lapangan. Kekhawatiran pun muncul karena cedera tersebut disebut berpotensi membuat Isak menepi cukup lama.

Insiden ini langsung memicu perdebatan panas di kalangan pengamat dan penggemar. Menariknya, Jamie Carragher justru mengambil sikap berbeda dari banyak suara yang mengecam Van de Ven.

Carragher Bela Van de Ven

Jamie Carragher menilai tekel Micky van de Ven adalah bagian dari risiko yang tak terpisahkan dalam sepak bola. Ia merasa situasi tersebut menuntut bek Tottenham itu untuk mengambil keputusan cepat.

Mantan bek Liverpool itu bahkan menyebut dirinya bisa melakukan hal serupa jika berada di posisi Van de Ven. Menurut Carragher, tujuan utama tekel itu adalah menghentikan peluang emas di depan gawang.

Carragher juga menilai lanjutan gerakan Van de Ven memang kurang ideal, tetapi bukan sesuatu yang disengaja. Ia melihat insiden tersebut lebih sebagai nasib buruk yang tak bisa dihindari.

Ia mengatakan di Sky Sports: "Ini pukulan telak karena saya pikir Liverpool sebenarnya kekurangan satu penyerang. Banyak yang mempermasalahkan banyak tekel dalam pertandingan dari pemain Tottenham dan banyak di antaranya tidak cerdas."

"Saya menempatkan diri saya di posisi Van de Ven dan itu adalah tekel yang mungkin akan saya lakukan. Ia mencoba memblokirnya, hanya saja gerakan lanjutannya yang kurang tepat," klaim Carragher.

Pendapat Eks Wasit Premier League

Pandangan Carragher ternyata tak sepenuhnya sejalan dengan opini mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher. Meski begitu, Dermot juga tidak menilai tekel Van de Ven layak diganjar hukuman berat.

Dermot menegaskan bahwa kesalahan waktu dalam tekel adalah hal yang kerap terjadi di lapangan. Ia menilai Van de Ven hanya sedikit terlambat, tanpa niat mencederai lawan.

Menurut Dermot, keputusan wasit untuk tidak mengeluarkan kartu merah sudah tepat. Lokasi pelanggaran pun dinilai tidak memengaruhi penilaian tersebut.

Ia berargumen: "Saya tidak melihat ia melakukan sesuatu yang tidak akan dilakukan oleh seorang pemain sepak bola. Saya akan sangat terkejut jika itu diberikan sebagai kartu merah di mana pun di lapangan. Pemain sering salah memperkirakan waktu tekel."

"Ia sedikit terlambat...itu bukan kartu merah. Baik itu di area penalti, di kotak penalti, lingkaran tengah, atau separuh lapangan lainnya," tegasnya.

(Sky Sports)

Klasemen Liga inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Afsel Ukir Sejarah ke 32 Besar Piala Dunia Usai Gasak Korea, Meksiko Sempurna

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan