Trofi Piala Dunia Bakal Hadir di Indonesia, Ada Bintang Tamu Misterius

Garuda Gemah Nusantara dan Coca-Cola siap hadirkan trofi Piala Dunia FIFA ke Indonesia pada Januari 2026.

Diterbitkan 10 Desember 2025, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Trofi Piala Dunia dipastikan bakal menyapa publik Indonesia pada 22 Januari 2026, setelah Garuda Gemah Nusantara (GGN) dan Coca-Cola mengonfirmasi bahwa Tanah Air menjadi satu dari tiga negara Asia Tenggara yang masuk dalam rangkaian FIFA World Cup Trophy Tour. 

“FIFA World Cup Trophy Tour. Coca-Cola adalah mitra eksklusif yang akan membawa trofi asli ke Indonesia pada 22 Januari. Indonesia terpilih menjadi satu dari hanya tiga negara Asia Tenggara untuk tur ini. Acara Trophy Tour juga akan dilengkapi dengan berbagai gim dan kesempatan foto bersama,” ungkap Public Affairs and Communication Director at PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers Festival Sepak Bola Rakyat, sebuah kolaborasi antara GGN dan Coca-Cola yang berfokus pada pembinaan pemain muda usia 15–18 tahun. Kehadiran trofi disebut menjadi momentum penting untuk menginspirasi generasi muda, sekaligus memperkuat pengembangan sepak bola di Indonesia.

Hadirkan Bintang Tamu Spesial

Dalam rangkaian kegiatan Festival Sepak Bola Rakyat, acara ini juga menyiapkan kejutan dengan menghadirkan bintang tamu spesial. Kehadiran figur tersebut masih menunggu proses konfirmasi resmi dari FIFA, namun diharapkan dapat menambah antusiasme peserta dan pengunjung.

Triyono Prijosoesilo menjelaskan bahwa sesi pameran dengan bintang tamu tersebut hanya akan berlangsung selama satu hari, tepatnya pada 22 Januari.

“Akan ada bintang tamu, tetapi masih dalam proses konfirmasi dengan FIFA. Durasi pameran hanya 1 hari, yaitu 22 Januari. Peserta dapat melihat langsung dan berfoto sesuai mekanisme yang akan kami umumkan. Untuk informasi selengkapnya, tunggu melalui sosial media kami,” ungkap Triyono.

Kehadiran bintang tamu tersebut diharapkan menjadi momen spesial bagi para peserta sekaligus menambah semangat dalam perhelatan Festival Sepak Bola Rakyat.

Tantangan Pembinaan Sepak Bola Muda

Pada acara sama, pelatih timnas Indonesia U-20 Nova Arianto menilai bahwa pembinaan pemain muda di Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih tepat karena setiap daerah memiliki ciri khas dan kualitas pemain yang berbeda.

Ia menjelaskan bahwa PSSI saat ini tengah menerapkan Talent Development System (TDS) sebagai upaya menjaring talenta terbaik dari seluruh penjuru negeri.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Setiap kota memiliki karakteristik pemain berbeda. PSSI kini menjalankan Talent Development System (TDS) untuk mencari talenta terbaik di seluruh Indonesia. Tantangan terbesar adalah kurangnya jam bertanding, rendahnya disiplin, serta kesiapan mental dan fisik karena pemain usia muda belum terbiasa dengan lingkungan profesional,” ujar coach Nova.

Halaman
Show All
Juventus Filadelfia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan