PP PBVSI Akan Terbitkan Aturan Salary Cap dan Transfer Pemain Voli Indonesia pada 2026

Dalam Rakernas PP PBVSI Tahun Kerja 2026, disampaikan rencana penerbitan aturan salary cap serta transfer pemain voli Indonesia.

Diterbitkan 15 November 2025, 09:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PBVSI Tahun Kerja 2026.

Isinya ialah menyampaikan laporan kegiatan 2025 sekaligus menetapkan rencana kerja tahun 2026. Salah satu pengumuman yang turut disampaikan dalam agenda ini ialah terkait rencana menerbitkan aturan salary cap serta transfer pemain per 2026 mendatang. 

Sebagai informasi Rakernas kali ini dihadiri 35 dari 37 Pengprov, sehingga dinyatakan memenuhi kuorum. 

Mengusung tema ‘Perkuat Integritas Raih Prestasi Untuk Negeri’, Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo sempat menekankan pentingnya disiplin pribadi, disiplin tim, dan disiplin organisasi, serta mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan lain demi meraih prestasi terbaik. 

Dalam sambutan pembukaannya, sang ketum juga menyampaikan bahwa kinerja PBVSI selama 2025 berjalan positif. 

“Secara umum, seluruh kegiatan PBVSI pada tahun 2025 dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Imam Sudjarwo turut menyampaikan realisasi program kerja tahun berjalan 2025 kepada para peserta Rakernas. 

Dalam bidang Organisasi diungkapkan bahwa pembinaan organisasi terus menunjukkan perkembangan menggembirakan.

“Dari 38 provinsi sudah terbentuk 37 Pengurus Provinsi PBVSI. Hanya Papua Pegunungan yang belum terbentuk. Sementara dari 37 Pengprov, 2 provinsi dalam proses Musprov pergantian pengurus,” jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa dirinya selalu hadir dalam pelantikan Pengprov untuk bersilaturahmi dan mengetahui langsung perkembangan voli di daerah bersangkutan.

Catatan untuk Tim Putri

Di bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), prestasi tim nasional putra baik voli indoor maupun pantai, masih eksis di level Asia Tenggara dan Asia. Namun tim putri masih memerlukan peningkatan.

“Sepanjang 2025 terdapat lebih dari 400 sampai dengan 450 pertandingan baik tingkat nasional maupun internasional hingga pertengahan November 2025. Ini menunjukkan betapa tingginya popularitas dan minat terhadap bola voli,” kata Imam Sudjarwo.

>Agenda kompetisi nasional pun berjalan lancar dengan jumlah peserta yang terus bertambah seperti pada Livoli Divisi 1 dan Kelompok Umur.

“Popularitas voli saat ini menjadi yang kedua terbesar di Indonesia setelah sepak bola. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan prestasi di level internasional,” tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selanjutnya, bidang keamanan, kesehatan, dan promosi juga berjalan baik. Sementara itu, Padepokan Voli Jenderal Kunarto di Sentul dimanfaatkan maksimal untuk pelatihan tim, kursus wasit dan pelatih baik nasional maupun internasional. Juga dimaksimalkan untuk menjadi sumber pemasukan organisasi.

Halaman
Show All
Theresia Melinda IndrasariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan