10 Calon Peraih Sepatu Emas Eropa 2025/2026: Siapa Bisa Kalahkan Haaland dan Mbappe?

Persaingan untuk memperebutkan Sepati Emas Eropa 2025/2026 masih terbuka lebar, dengan para penyerang di benua biru siap menyalip dalam beberapa bulan ke depan.

Diterbitkan 10 November 2025, 10:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bodo/Glimt saat ini hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Viking FK. Dengan sisa beberapa laga, Hogh masih punya peluang besar membawa timnya juara.

Penampilan stabilnya membuat Hogh masuk radar klub besar Eropa. Ia menjadi salah satu striker paling produktif di Skandinavia.

8. Daniel Karlsbakk (Sarpsborg FK, 17 gol – 25,5 poin)

Karlsbakk menjadi pesaing utama Hogh dalam perebutan Sepatu Emas Liga Norwegia. Striker muda ini tampil menonjol meski timnya hanya duduk di papan tengah.

Sarpsborg FK yang baru berdiri 17 tahun lalu kini memiliki tumpuan baru di lini depan. Karlsbakk menjadi simbol semangat muda dan ketajaman.

Dengan empat laga tersisa, ia masih bisa menambah pundi-pundi golnya. Musim ini bisa menjadi batu loncatan besar bagi kariernya.

7. Klaemint Olsen (NSI Runavik, 26 gol – 26 poin)

Klaemint Olsen mencatat musim yang luar biasa di Liga Kepulauan Faroe. Ia mencetak 26 gol untuk NSI Runavik yang finis di peringkat ketiga.

Meskipun timnya tertinggal jauh dari juara KI Klaksvik, Olsen tetap bersinar terang. Ia menjadi top skor liga dengan selisih mencolok dari pesaingnya.

Kontribusinya membuat NSI tetap kompetitif sepanjang musim. Olsen pantas disebut sebagai striker paling produktif di liga kecil Eropa.

6. Kylian Mbappe (Real Madrid, 13 gol – 26 poin)

Mbappe melanjutkan performa luar biasanya di musim ini. Dalam 12 pertandingan Liga Spanyol, ia sudah mencetak 13 gol untuk Real Madrid.

Pemain berusia 26 tahun itu tampak bertekad mempertahankan gelar Sepatu Emas. Ia bahkan selalu mencetak gol dalam delapan laga terakhir Los Blancos.

Dengan ketajaman yang konsisten, Mbappe masih menjadi favorit utama. Persaingan dengan Haaland tampaknya akan kembali memanas.

5. Harry Kane (Bayern Munchen, 13 gol – 26 poin)

Harry Kane masih menjaga reputasinya sebagai predator ulung di Bundesliga. Ia sudah mengoleksi 13 gol hanya dalam 10 laga.

Kapten timnas Inggris itu tampil luar biasa sejak datang ke Bayern. Jika performanya stabil, ia berpeluang besar merebut kembali trofi dari Mbappe.

Kane kini berada di jalur yang tepat untuk mencetak sejarah baru. Fans Bayern menaruh harapan besar padanya musim ini.

4. Ibrahim Diabate (GAIS, 18 gol – 27 poin)

Ibrahim Diabate tampil mengesankan di Swedia bersama GAIS. Ia mencetak 18 gol yang membawa timnya finis di posisi ketiga Allsvenskan 2025.

Berkat performanya, GAIS memastikan tiket ke kualifikasi UEFA Conference League. Diabate menjadi kunci kesuksesan klub tersebut musim ini.

Ketajamannya membuat banyak klub Eropa mulai melirik jasanya. Striker muda ini sedang berada di puncak kariernya.

3. August Priske (Djurgarden, 18 gol – 27 poin)

August Priske menjadi bintang muda yang mencuri perhatian di Swedia. Striker Denmark U-20 itu tampil luar biasa bersama Djurgarden.

Ia mencetak 18 gol dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Allsvenskan. Penampilannya membantu klubnya finis di peringkat kelima klasemen.

Dengan bakat yang besar, Priske diprediksi akan segera hijrah ke liga besar Eropa. Namanya kini mulai dikenal luas di dunia sepak bola.

2. Darko Lemajic (Rigas Futbola Skola, 28 gol – 28 poin)

Darko Lemajic menjadi kejutan besar dalam perburuan Sepatu Emas Eropa. Striker jangkung asal Serbia itu mencetak 28 gol untuk Rigas Futbola Skola.

Ia membawa timnya finis di posisi kedua Liga Latvia, hanya terpaut satu poin dari juara Riga FC. Lemajic bahkan mencetak gol lebih banyak dari pesaing terdekatnya.

Meski bermain di liga kecil, performanya luar biasa konsisten. Ia menjadi bukti bahwa ketajaman tak selalu datang dari liga besar.

1. Erling Haaland (Manchester City, 14 gol – 28 poin)

Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya di Premier League. Striker Norwegia itu sudah mencetak 14 gol hanya dari 14 pertandingan.

Ia kini berada di jalur untuk menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol di Premier League. Satu brace lagi cukup untuk melewati rekor Alan Shearer yang bertahan 30 tahun.

Dengan performa luar biasa ini, Haaland kembali jadi favorit utama Sepatu Emas Eropa. Rivalitasnya dengan Mbappe pun semakin menarik untuk disaksikan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan