Indonesia Mampu Saingi Negera Timur Tengah di Cabor Balap Unta Asian Youth Games 2025

Meski cuma memakai unta pinjaman, atlet Indonesia masih bisa mengimbangi wakil-wakil Timur Tengah di Asian Youth Games 2025 cabor balap unta.

OlehThomas
Diterbitkan 30 Oktober 2025, 05:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Balap unta memiliki banyak perbedaan dengan berkuda. Fathih pun harus beradaptasi. "Kalau cara menunggang kuda itu kalau kita tidak ingin jatuh itu kita harus pegangan, tapi kalau Unta itu kalau kita nggak ingin jatuh kita nggak boleh pegangan, tapi kalau kita pegangan kita bakal jatuh. Awal-awal masih sulit, tapi pas adaptasi udah lumayan. Kuda ataupun unta sama sulitnya," papar Fathih.

Beda Jenis Unta

Kendala lain yang dihadapi Fathih adalah belum adanya unta untuk balapan di Indonesia. Jenis unta untuk balapan sangat berbeda dengan unta wisata yang banyak beredar di Indonesia.

"Selama di AYG kemarin saya juga belajar dengan pelatih balap unta negara lain. Termasuk cara melatihnya karena unta balapan beda dengan unta untuk wisata. Saya tidak kecewa dengan hasil yang didapat karena kemarin Alhamdulillah dengan posisi ini saya bersyukur kita malah bisa menembus di tengah, 11 ya. Karena dari 17 lawannya berat-berat juga saingannya," tutur pelatih balap unta Indonesia di AYG 2025, Wahyu Setiawan.

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan