Krisis Juventus Ulangi Rekor Buruk 1991, Igor Tudor: Saya Tidak Peduli dengan Masa Depan Saya!

Pelatih Juventus, Igor Tudor memberikan komentarnya setelah Bianconeri kalah dari Lazio. Seperti apa?

Diterbitkan 27 Oktober 2025, 08:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Igor Tudor menegaskan dirinya tidak peduli soal masa depannya di Juventus. Pernyataan menantang ini dilontarkan usai Juventus menelan kekalahan ketiga beruntun. Kali ini, Bianconeri takluk 0-1 di tangan Lazio dalam laga tandang di lanjutan Liga Italia.

Hasil ini memperburuk krisis yang tengah melanda Si Nyonya Tua. Tim asal Turin itu kini mencatatkan rekor negatif terpanjang tanpa kemenangan sejak 2009. Lini depan mereka juga tumpul, menyamai rekor buruk yang terakhir terjadi pada 1991.

Dalam laga melawan Lazio, Tudor mengkritik performa Andrea Cambiaso dan Jonathan David. David bahkan melakukan blunder fatal yang berujung pada gol kemenangan Lazio. Tudor pun terlihat frustrasi di pinggir lapangan sepanjang pertandingan.

Pelatih asal Kroasia itu mengakui timnya sedang dalam momen sulit. Namun, ia menolak untuk fokus pada spekulasi pekerjaannya. Baginya, memperbaiki masalah tim jauh lebih penting daripada memikirkan nasib pribadi.

Blunder Fatal Jonathan David 

Jonathan David menjalani debut starter bersama Dusan Vlahovic dalam laga ini. Sayangnya, debut itu tercoreng oleh kesalahan fatalnya. Sundulan mundurnya yang lemah justru menjadi awal mula gol Lazio.

Bola jatuh ke kaki Danilo Cataldi yang kemudian memberikannya pada Toma Basic. Kesalahan ini terjadi meski Tudor merasa timnya memulai laga dengan sikap yang benar. Namun, kesalahan David merusak segalanya di awal laga.

"Kostic melakukan pemanasan karena saya melihat Cambiaso tidak bermain dengan baik," ujar Tudor kepada DAZN Italia. "Tetapi secara umum tim memiliki sikap yang benar sejak awal."

"Terlepas dari kesalahan Johnny dan gol itu," lanjut Tudor.

Kritik untuk Andrea Cambiaso 

Bukan hanya David, Igor Tudor terlihat jelas tidak senang dengan performa Andrea Cambiaso. Manajer tidak ragu menunjukkan rasa frustrasinya dari pinggir lapangan. Ia bahkan sudah menyiapkan Filip Kostic hanya 10 menit setelah laga dimulai.

Cambiaso akhirnya ditarik keluar saat jeda turun minum. Tudor mengakui dirinya tidak menyukai cara sang pemain menginterpretasikan perannya. Terutama saat harus menghadapi tekanan dari pemain sayap Lazio, Gustav Isaksen.

"Saya melihat Andrea kesulitan menghadapi Isaksen," kata Tudor. "Dan saat menyerang kami ingin dia mencakup seluruh sayap."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Tetapi saya tidak suka cara Andrea menginterpretasikan peran itu. McKennie bisa menutupi sayap dan Andrea bisa menjadi 'mezz'ala', jadi saya menukar mereka," jelasnya.

Halaman
Show All
Afdholud DzikryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • Juventus adalah klub sepakbola asal Italia
    Juventus Football Club S.p.A atau yang biasa dikenal dengan Juventus atau Juve adalah klub sepak bola profesional asal Italia.
    Juventus
  • Sebuah perkumpulan olahraga profesional Italia yang berbasis di Roma, Italia, terkenal dengan cabang sepak bolanya
    Sebuah perkumpulan olahraga profesional Italia yang berbasis di Roma, Italia, terkenal dengan cabang sepak bolanya
    Lazio
  • Igor Tudor