Tampil Gemilang, Senne Lammens Dapat Pesan Khusus dari Eks Bintang Manchester City

Joleon Lescott memberikan pesan khusus untuk penjaga gawang muda Manchester United, Senne Lammens. Menurut mantan bek Manchester City itu, Lammens harus tetap tampil tenang dan tidak mencari sorotan meski tengah tampil impresif.

Diterbitkan 24 Oktober 2025, 19:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Joleon Lescott memberikan pesan khusus untuk penjaga gawang muda Manchester United, Senne Lammens. Menurut mantan bek Manchester City itu, Lammens harus tetap tampil tenang dan tidak mencari sorotan meski tengah tampil impresif.

Lammens, yang baru berusia 23 tahun, bergabung ke Old Trafford dari Royal Antwerp dengan biaya transfer mencapai 18,2 juta pounds. Kiper asal Belgia itu langsung mencuri perhatian setelah tampil apik dalam dua laga terakhir Premier League.

Kehadirannya dianggap membawa stabilitas setelah Andre Onana dan Altay Bayindir gagal memenuhi ekspektasi di bawah arahan Ruben Amorim. Penampilan solidnya melawan Sunderland dan Liverpool membuat namanya mulai dibicarakan di kalangan suporter Setan Merah.

Namun, Lescott menilai justru hal terbaik bagi seorang penjaga gawang adalah ketika ia tidak menjadi pusat perhatian. Pandangan itu menjadi pesan utama yang ia sampaikan untuk membantu perkembangan Lammens di Manchester United.

Lammens Diminta Tetap di Bawah Radar

Joleon Lescott menilai kiper muda seperti Lammens sebaiknya terus mempertahankan ketenangan dan fokusnya tanpa banyak disorot media. Menurutnya, performa yang baik sering kali tercermin dari bagaimana seorang penjaga gawang tampil tanpa banyak diperbincangkan.

Lescott menilai gaya bermain tenang yang diperlihatkan Lammens dalam dua laga terakhir menjadi sinyal positif bagi Manchester United. Ia menilai bahwa sikap rendah hati di lapangan adalah tanda dari kiper berkualitas.

"Saya pikir pemain bertahan dan penjaga gawang, semakin tidak diperhatikan dalam pertandingan, maka performa mereka semakin baik," ujar Joleon Lescott kepada In The Mixer.

"Kalau Anda tidak membicarakan Lammens, itu pertanda bagus. Setelah lima atau enam pertandingan, tiba-tiba orang sadar, ‘Oh, dia main di bawah mistar.’ Lalu mereka akan bilang, ‘Ya, dia bermain cukup baik.’" tambah Lescott.

Fokus dan Konsistensi Jadi Kunci

Sikap tenang Lammens juga terlihat dari kebiasaan uniknya di ruang ganti. Ia disebut melarang rekan setim maupun keluarga membicarakan clean sheet sebelum pertandingan karena dianggap membawa sial.

Pendekatan ini menunjukkan betapa fokusnya Lammens terhadap pekerjaannya di lapangan. Kiper muda itu percaya bahwa hasil baik datang dari kerja keras, bukan dari sekadar kepercayaan diri berlebihan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Sama halnya dengan bek. Ketika nama mereka muncul di media, biasanya karena sesuatu yang tidak baik. Entah mereka mencetak gol atau mendapat kartu merah," ujar Lescott. "Saya tidak menginginkan itu. Saya hanya ingin tetap berada di bawah radar," kata Lescott menegaskan.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan