Antusiasme Crosser Makin Tinggi, Perebutan Gelar Juara Trial Game Dirt 2025 di Bandung Kian Panas dan Sengit

Para rider nasional dan lokal siap bertarung di putaran final alias seri kelima Trial Game Dirt 2025 (TGD) yang digelar Sirkuit Lapangan Tritan Point, Bandung, Jawa Barat

Diterbitkan 11 Oktober 2025, 07:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cuaca mendung disertai hujan cukup deras mengguyur Sirkuit Lapangan Tritan Point, Cipadung Wetan, Bandung, Jumat (10/10/2025). Namun, suasana alam tersebut, tak mengurangi "hawa panas" yang sangat terasa di arena lokasi penyelenggaraan kejuaraan motocross dan grasstrack bergengsi Trial Game Dirt (TGD) 2025.

Meski lintasan becek dan berlumpur, sejumlah rider lokal dan nasional harus tetap bersemangat memacu motornya, karena balapan sudah memasuki putaran final alias seri ke lima. Rencananya, balapan pemuncak ini, berlangsung dua hari sejak 10 hingga 11 Oktober 2025.

Menurut Wakil Ketua Penyelenggara Trail Game Dirt 2025 dari Genta Auto and Sport, Abed Nego, gelaran seri kelima ini, bakal berjalan sengit, karena merupakan balapan puncak sekaligus perebutan gelar juara.

Di seri final ini ada empat kelas yang diperlombakan, yakni kelas Non-Seeded, yang diikuti 10 pembalap atau starter. Kemudian Campuran Open, 12 starter dan FFA Open sebanyak 19 starter. "Sedangkan, FFA Master masih membuka pendaftaran hingga Sabtu ini, saat ini sudah ada 5 peserta," kata Abed Nego

Dikatakan Abed Nego, putaran final ini sengaja diadakan di Bandung, setelah sekian lama absen. Terakhir, Trail Game digelar di tahun 2014. "Kami memilih Bandung karena antusiasme pembalap di Jawa Barat meningkat tajam. Banyak juga pembalap muda yang kini menunjukkan potensi besar,"

"Perseteruan" di ajang yang diinisiasi oleh 76Rider ini, juga akan terasa spesial. Ini, kata Abed, lantaran menawarkan tantangan berbeda, sebab layout lintasan akan diubah dan tidak sama dengan seri sebelumnya.

Hadirkan 5 Seri di Lima Kota

Menurutnya, karakter sirkuit Bandung berbeda. Di sini campuran tanah dan batu, jadi pembalap harus benar-benar menyesuaikan setelan motor—ban, rantai, hingga suspensi. Karena ini seri final, sirkuitnya dibuat lebih menantang untuk menentukan siapa juara umum 2025.

Abed Nego mengungkapkan untuk tahun ini, Trail Game Dirt 2025 menghadirkan lima seri yang digelar di lima kota berbeda, yakni Semarang, Sidoarjo, Probolinggo, Solo, dan Bandung sebagai penutup. Setiap seri mencatat tingkat partisipasi yang tinggi, dengan Sidoarjo menjadi seri paling ramai sepanjang penyelenggaraan tahun ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Lebih lanjut, Abed menjelaskan pemilihan Sirkuit Tritan Point bukan tanpa alasan. Lokasi ini dianggap paling ideal untuk konsep urban circuit, yang menjadi tema besar penyelenggaraan tahun 2025. "Kami ingin menampilkan suasana baru di tengah kota besar. Sirkuit Tritan punya karakter unik dengan campuran tanah dan batu, menuntut ketepatan pembalap dalam menyetel motor, mulai dari ban, rantai, hingga suspensi," jelas Abed.

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan