Media Belanda Soroti Gol Penalti Kevin Diks yang Jaga Asa Timnas Indonesia

Gol penalti Kevin Diks menjadi sorotan media Belanda, yang menilai asa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 tetap terjaga meski kalah 2-3 dari Arab Saudi. Bagaimana peluang Garuda selanjutnya?

OlehThomas
Diterbitkan 10 Oktober 2025, 14:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Frustrasi Pelatih dan Mental Baja Kevin Diks

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengungkapkan rasa frustrasinya terkait ketidakmampuan timnya mencetak gol dari permainan terbuka. Kedua gol Indonesia dalam pertandingan melawan Arab Saudi berasal dari titik penalti yang dieksekusi oleh Kevin Diks. Kluivert mengaku terkadang ingin "memukul dirinya sendiri" karena penyelesaian akhir adalah aspek yang sulit untuk dilatih secara instan.

Meski demikian, Kluivert tetap menyatakan kebanggaannya terhadap performa tim dan mengakui kualitas lawan, Arab Saudi. Di sisi lain, Kevin Diks menunjukkan mental baja yang luar biasa. Media Arab, Saudi Gazette, bahkan memuji mentalitas Diks yang berani mengambil dua penalti setelah sebelumnya gagal melawan Australia. Ketenangan Diks dalam mengonversi penalti patut diacungi jempol.

Diks, yang memiliki ibu berdarah Maluku dan ayah berkebangsaan Belanda, telah memutuskan untuk membela Timnas Indonesia. Ia mengikuti jejak beberapa pemain berdarah Belanda lainnya yang memperkuat skuad Garuda. Kontribusinya bukan hanya dari gol, tetapi juga dalam menjaga pertahanan tim, menunjukkan perannya yang vital di lapangan.

Implikasi Kekalahan dan Jalan Terjal Menuju Piala Dunia

Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi menempatkan Timnas Indonesia di posisi sulit dalam Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Babak ini melibatkan dua grup yang masing-masing terdiri dari tiga tim. Hanya juara grup yang akan mendapatkan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026, sementara runner-up grup akan melaju ke babak kelima untuk memperebutkan tiket playoff antar-konfederasi.

Situasi ini membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial bagi Timnas Indonesia. Pertandingan berikutnya melawan Irak akan menjadi "harga mati" bagi skuad asuhan Patrick Kluivert. Kemenangan mutlak diperlukan untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026 tetap menyala.

Perjalanan Timnas Indonesia di kualifikasi ini memang penuh tantangan. Namun, sorotan media Belanda terhadap gol Kevin Diks yang menjaga selisih gol menunjukkan bahwa perjuangan Garuda masih dinilai memiliki potensi. Dukungan dan fokus pada pertandingan selanjutnya akan menjadi kunci untuk mewujudkan mimpi besar ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan