Dari Old Trafford ke Velodrome: Angel Gomes & Mason Greenwood Kini Bahu-Membahu Bangkit di Marseille Setelah Terpuruk di MU

Eks Manchester United, Angel Gomes dan Mason Greenwood, menemukan kembali sinarnya di Marseille. Apa yang salah dulu dan kenapa sekarang mereka bersinar?

Diperbarui 16 September 2025, 16:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kebangkitan Angel Gomes Prancis

Akhirnya, keputusan untuk pergi ke Lille lewat kontrak bebas pada 2020 menjadi kesempatan bagi dirinya untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak dan menemukan perannya sendiri di luar bayang-bayang Old Trafford. Setelah melewati lima tahun di klub tersebut, Gomes resmi menjadi pemain Marseille mulai Juli 2025 dengan kontrak tiga tahun.

Di Lille, Gomes sudah menunjukkan bahwa ia matang secara taktik dan teknis. Ia menjadi pemain penting dalam hal penguasaan bola, distribusi, dan assist. Di Marseille, peluang lebih terbuka untuk menunjukkan kemampuannya sebagai gelandang berkelas.

Klub memberikan kepercayaan kepada Gomes dengan menit bermain reguler, peran lebih jelas di lini tengah (baik sebagai gelandang serang maupun gelandang tengah), dan lingkungan yang relatif lebih stabil dibandingkan situasi di Inggris. Sejauh ini dari empat laga ia sudah mencetak satu gol dan beradaptasi dengan gaya yang diinginkan Roberto De Zerbi di Marseille.

Mason Greenwood dan Kontroversi di Manchester United

Mason Greenwood adalah salah satu produk akademi paling menjanjikan MU dalam beberapa tahun terakhir. Dari usia remaja, ia sudah rutin mencetak gol, menjadi bagian lini serang tim utama, dan dianggap sebagai calon striker depan MU di masa depan. Namun, ada satu hal yang membuat kariernya di United tak berjalan mulus.

Masalah itu adalah kontroversi di luar lapangan. Pada Oktober 2022, Greenwood dituduh atas beberapa tuduhan serius seperti percobaan pemerkosaan dan penyeranganterhadap pasangannya. Tuduhan tersebut kemudian ditolak oleh pihak kepolisian di Februari 2023 setelah saksi kunci menarik diri. Kejadian ini membuat Greenwood dibekukan dari klub.

Situasi itu berujung pada kurangnya kejelasan dan kesempatan bermain. Meskipun klub sempat mempertahankan kontrak atau memberi kesempatan dalam proses penyelidikan kasusnya namun Greenwood tidak tampil untuk MU setelah Januari 2022.

Man United kemudian meminjamkanya ke Getafe dan di Spanyol ia bisa tampil apik. Meski demikian publik dan media tetap mengaitkan performanya dengan masa lalunya.

Mason Greenwood Bersinar di Marseille

Mason Greenwood akhirnya meninggalkan Manchester United secara permanen pada musim panas 2024 setelah peminjaman ke Getafe yang cukup produktif. (Reuters) Perpindahan ke Marseille dilakukan dengan kontrak lima tahun, biaya transfer sekitar €31,6 juta.

Sejak tiba, Greenwood menunjukkan bahwa ia bukan hanya nama yang kontroversial, melainkan striker penentu. Di musim pertamanya, di Ligue 1 2024-25, dia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dengan total 21 gol di liga dan 22 gol di semua kompetisi.

Pelatih Roberto De Zerbi sangat mendukung Greenwood, tapi ia menekankan bahwa sang pemain harus meningkatkan work-rate dan konsistensi dalam permainannya agar bisa menjadi ikon Marseille. Dukungan ini termasuk memberinya posisi sebagai pilihan utama di lini depan dan kesempatan mencetak gol dalam pertandingan besar.

Walau demikian, Greenwood juga menghadapi kritik atas inkonsistensi, beban kontroversi lama yang tak sepenuhnya hilang, dan ekspektasi publik yang sangat tinggi. Namun secara keseluruhan, Marseille menyediakan platform di mana Greenwood bisa tampil secara reguler, membangun kembali reputasi, dan menunjukkan kualitasnya di liga top Eropa.

Klasemen Liga inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan