Rencana Barcelona Main di Amerika Serikat Terancam Gagal

Gelombang protes dari pemain, klub, hingga suporter membuat rencana pertandingan LaLiga antara Barcelona dan Villarreal di Amerika Serikat terancam gagal. Mengapa penolakan ini begitu kuat?

OlehThomas
Diperbarui 25 Agustus 2025, 20:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Presiden Getafe, Angel Torres, bahkan khawatir LaLiga akan menjadi "bahan tertawaan Eropa" jika pertandingan digelar di AS. Penolakan ini mencerminkan kekhawatiran kolektif akan integritas liga dan potensi dampak negatif terhadap kompetisi domestik.

Hambatan Regulasi dan Protes Suporter

Situasi semakin rumit setelah Dewan Olahraga Spanyol (CSD) mulai mempertimbangkan untuk turun tangan. Keterlibatan CSD dapat menjadi penentu dalam memblokir atau memaksa negosiasi ulang rencana tersebut, menambah lapisan kompleksitas regulasi yang harus dihadapi LaLiga. Intervensi ini menunjukkan bahwa rencana tersebut tidak hanya menghadapi penolakan internal, tetapi juga potensi hambatan dari otoritas olahraga nasional.

Selain itu, kelompok suporter yang terkait dengan Barcelona dan Villarreal, bersama dengan asosiasi suporter sepak bola Spanyol (FASFE), telah menyatakan "penolakan mutlak, total, dan tegas" terhadap gagasan memainkan pertandingan di luar negeri. Mereka bahkan mengancam akan mengambil tindakan hukum untuk menghentikan rencana ini. Rencana ini berisiko memicu kemarahan penggemar lokal di Spanyol, yang merasa hak mereka untuk menyaksikan pertandingan di kandang sendiri terampas.

Secara historis, upaya serupa untuk membawa pertandingan LaLiga ke AS juga pernah diblokir. FIFA dan Federasi Sepak Bola AS pernah menghalangi pertandingan Barcelona melawan Girona pada tahun 2018 di Miami. Meskipun ada penyelesaian non-yudisial dengan FIFA yang merevisi pembatasan untuk mengizinkan pertandingan kompetitif internasional, proses hukum dengan entitas Sepak Bola AS masih berlangsung, menunjukkan bahwa jalan menuju pertandingan di AS tidaklah mulus.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan