Rendy Varera Sanjaya Comeback Gemilang, Peta Persaingan Indonesian Downhill 2025 Berubah

Rendy absen di seri pertama. Namun mampu menjadi juara seri kedua sehingga masih bisa menjadi juara umum Indonesian Downhil 2025.

OlehThomas
Diperbarui 11 Agustus 2025, 05:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Persaingan sengit tersaji di putaran kedua kejuaraan balap sepeda menuruni gunung bergengsi, 76 Indonesian Downhill Season (IDH) 2025 di Bukit Klangon, Yogyakarta. Pertarungan ketat terjadi di tiga kelas utama yakni Men Elite, Men Junior, dan Women Elite.

Rendy Varera Sanjaya melakukan comeback gemilang usia absen di putaran pertama Indonesian Downhill 2025. Rendy mampu menyegel gelar juara kelas utama Men Elite putaran kedua.

Downhiller terbaik dari Tim XTR mampu menampilkan kemampuan terbaik di final run dan mencatatkan waktu tercepat 2 menit 19,785 detik. Mengawali lomba di posisi kelima dari hasil seeding run, atlet kelahiran Kediri ini sukses membuktikan kualitasnya sebagai yang tercepat pada final run.

Rendy harus berjuang ekstra keras untuk menaklukkan perolehan waktu elite rider lainnya yang sangat cepat. Bahkan status juara harus ditentukan dengan selisih waktu yang sangat tipis. Buktinya, posisi lima tercepat di jajaran Men Elite hanya terpaut kurang dari satu detik.

Pahraz Salman Alparisi yang bersinar di seeding run kemarin harus puas menempati posisi runner-up di belakang Rendy, dengan catatan waktu 2 menit 20,187 detik. Sementara Dois Audy Fikriansyah meraih posisi ketiga dengan torehan 2 menit 20,376 detik.

“Jalannya race hari ini alhamdulillah sudah sesuai dengan target saya karena bisa menampilkan performa dan hasil maksimal. Persaingan hari ini sebenarnya berlangsung sangat ketat karena lima pebalap teratas catatan waktunya cuma terpaut kurang dari satu detik, mungkin saya hanya lebih sempurna di lintasan,” kata Rendy usai naik podium.

Masih Bisa Juara Umum

Keberhasilan Rendy menjadi kampiun di seri kedua ini bikin perburuan gelar juara umum 76 Indonesian Downhill 2025 makin kompetitif lantaran masih akan bergantung pada hasil seri pamungkas di Klemuk Bike Park, Batu.

Kembalinya Rendy menambah keras peta persaingan di klasemen standing points Men Elite, yang sebelumnya diisi oleh Andy Prayoga dari Polair DH Team dan Khoiful Mukhib dari 76 Rider DH Squad.

“Saya sempat absen seri pertama di Kudus, tetapi dengan menjadi juara di seri kedua ini, saya memiliki peluang untuk bisa bersaing lagi mengejar juara umum,” ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sementara itu, konsistensi dan aksi gemilang juga ditunjukkan Dimas Aradhana yang bersaing di kelas Men Junior. Ketangguhan downhiller junior terbaik dari 76 Rider DH Squad tak terbendung dan kembali naik takhta pada seri kedua 76 Indonesian Downhill 2025. Kecepatannya dalam melibas lintasan membuatnya sanggup mencapai garis finis dengan perolehan waktu 2 menit 20,507 detik. Ia memimpin dengan keunggulan satu detik atas Nazwa Agazani di peringkat kedua dengan raihan 2 menit 21,637 detik. Sedangkan Azril Leo Avinda melengkapi posisi tiga besar setelah meraih catatan 2 menit 26,403 detik. “Alhamdulillah masih jadi yang tercepat dan menjadi juara di seri kedua ini. Meskipun saya masih belum terlalu puas, karena saya merasa bisa menampilkan performa yang lebih baik lagi. Semoga kedepan saya dapat terus meningkatkan kecepatan saya di seri terakhir dan menutup 76 Indonesian Downhill musim ini sebagai juara umum di Men Junior,” kata Dimas. Beralih ke kelas Women Elite, Riska Agustina masih terlalu tangguh bagi lawan-lawannya. Sang penantang gravitasi dari tim Marin Astri Indo Racing keluar sebagai kampiun usai menorehkan waktu 2 menit 30 detik. Tempat kedua menjadi milik Khaqimah Milatul yang finis dengan 2 menit 34,006 detik, membuntuti di peringkat ketiga ada Ningtias Nilna Murni (2 menit 37,641 detik).

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan