Perjalanan Chelsea ke Final Piala Dunia Antarklub 2025: Sempat Kalah, Kini Tantang Tim Favorit

Perjalanan Chelsea menuju final Piala Dunia Antarklub 2025 penuh lika-liku. Dari kekalahan 1-3 hingga dominasi semifinal, The Blues tunjukkan mental juara.

Diperbarui 13 Juli 2025, 06:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Chelsea berhasil membuktikan kekuatan dan ketangguhan mereka di panggung internasional dengan melangkah ke final Piala Dunia Antarklub 2025. Meskipun menghadapi tantangan berat dan lawan-lawan berkualitas tinggi, tim asal London ini mampu menampilkan konsistensi dan determinasi yang luar biasa.

Di bawah kepemimpinan pelatih Enzo Maresca, Chelsea memperlihatkan kombinasi sempurna antara strategi cerdas dan semangat pantang menyerah. Hal ini menjadi kunci utama mereka dalam meraih tiket ke babak final melawan PSG di MetLife Stadium, New York.

Perjalanan The Blues dalam turnamen ini memang tidak selalu mulus, terutama ketika melewati fase grup yang penuh tantangan. Namun, mereka berhasil memaksimalkan setiap peluang yang ada dengan baik.

Fase Grup

Chelsea ditempatkan di Grup D bersama Flamengo, LAFC, dan Esparance de Tunis dalam salah satu grup paling kompetitif di turnamen ini. Laga pembuka mempertemukan mereka dengan LAFC dan berhasil dimenangkan dengan skor 2-0 melalui pertandingan yang cukup ketat.

Penampilan solid dari barisan belakang dan efektivitas di lini depan membuat Chelsea membuka turnamen dengan penuh optimisme. Namun, ujian sebenarnya datang saat berhadapan dengan Flamengo, sang juara grup yang tampil dominan.

Chelsea harus menerima kekalahan 1-3 dari Flamengo, sebuah hasil yang sempat mengguncang kepercayaan diri tim. Meski demikian, The Blues tidak kehilangan semangat dan bangkit pada pertandingan terakhir fase grup.

Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Esparance de Tunis memastikan Chelsea lolos ke babak gugur sebagai runner-up Grup D. Mereka mengumpulkan 6 poin dengan selisih gol positif, sekaligus menghindari beberapa tim kuat di fase selanjutnya.

Babak 16 Besar

Di babak 16 besar, Chelsea berhadapan dengan Benfica yang tampil impresif di fase grup. Pertandingan ini sempat tertunda hampir dua jam akibat badai petir yang menambah ketegangan bagi kedua tim.

Setelah laga dilanjutkan, Chelsea menunjukkan ketangguhan mental dan fisik dengan mengalahkan Benfica 4-1. Gol-gol dari Nkunku, Neto, dan Dewsbury-Hall menjadi penentu kemenangan telak tersebut.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Chelsea dalam menegaskan kesiapan mereka bersaing di level tertinggi. Kepercayaan diri tim juga semakin meningkat jelang babak selanjutnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Langkah Chelsea berlanjut ke perempat final dengan menghadapi Palmeiras, wakil kuat Brasil yang dikenal memiliki permainan agresif dan disiplin tinggi. Pertandingan berlangsung sengit dan penuh tensi dari menit pertama hingga akhir. Chelsea mampu memanfaatkan peluang dengan baik melalui gol pembuka Cole Palmer dan gol bunuh diri kiper Weverton. Kemenangan 2-1 ini menandai bahwa The Blues berhasil melewati fase-fase sulit dengan mental juara dan strategi yang matang.

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan