Peru vs Ekuador: Duel Penentu Nasib di Lima

Dengan sisa tiga pertandingan, tekanan semakin besar. Ekuador butuh kemenangan untuk memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia.

Diperbarui 10 Juni 2025, 13:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Peru kini berada di posisi kesembilan dengan 11 poin. Secara matematis, peluang masih ada, tapi kemenangan atas Ekuador jadi syarat mutlak. Kegagalan meraih tiga poin bisa berarti habis sudah mimpi tampil di Piala Dunia 2026.

Duet Pengganti dan Andalan Lama

Pelatih interim Oscar Ibanez tak banyak melakukan eksperimen. Formasi inti tetap dipertahankan, dengan Edison Flores menggantikan Andre Carillo yang cedera. Di lini belakang, kombinasi Advincula, Zambrano, Garces, dan Lopez bakal jadi tameng utama di depan kiper Pedro Gallese.

Penyerang gaek Paolo Guerrero tetap jadi tumpuan. Meski usianya tak muda lagi, Guerrero masih dipercaya memimpin lini serang. Pengalaman dan mentalitasnya dibutuhkan untuk menghadapi tekanan laga krusial seperti ini.

Kemenangan di kandang adalah target utama, dan untuk itu, Peru akan bertumpu pada soliditas dan momen magis dari pemain-pemain senior. Dukungan publik Lima bisa menjadi pembeda dalam laga sarat gengsi ini.

Tanpa Valencia, Ekuador Ubah Strategi

Absennya Enner Valencia karena cedera panjang memaksa Ekuador beradaptasi. Pelatih Beccacece mengubah skema menjadi 4-4-2, dengan John Yeboah dipasang sebagai bagian dari duet penyerang. Formasi ini kemungkinan besar dipertahankan di Lima.

Moises Caicedo akan jadi poros di lini tengah. Gelandang milik Chelsea ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan dan ritme permainan, serta melindungi lini belakang yang dikomandoi Willian Pacho, sang juara Liga Champions.

Meski kehilangan mesin gol andalan, Ekuador masih punya kedalaman skuad yang cukup. Laga melawan Peru akan jadi ujian ketajaman pendekatan baru mereka, sekaligus peluang untuk menuntaskan misi menuju Amerika Utara.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan