Dari Istanbul ke Munich: Cerita Tentang Inter Milan yang Selalu Tersakiti

Dua lawan berbeda, dua cerita pahit yang serupa. Inter Milan selalu menjadi pihak yang tersakiti meski langkah menuju final mereka begitu meyakinkan.

Diperbarui 01 Juni 2025, 16:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Inter: Dua Luka dari Dua Treble

Ironisnya, Inter dua kali menjadi saksi lahirnya treble perdana lawan mereka. Setelah City pada 2023, kini PSG mengikuti jejak yang sama. Klub Prancis itu menyempurnakan gelar Ligue 1 dan Coupe de France dengan trofi Liga Champions pertama mereka.

Kedua tim itu juga ditangani pelatih yang punya pengalaman meraih treble bersama Barcelona. Jika dulu ada Josep Guardiola, kini giliran Luis Enrique yang menjadi mimpi buruk bagi Inzaghi dan pasukannya.

Inter lagi-lagi pulang tanpa selebrasi. “Kami harus belajar dari kekalahan dan bangkit lebih kuat. Ini menyakitkan, seperti final di Istanbul. Paris selalu lebih cepat dalam merebut bola. Kami harusnya bisa bermain jauh lebih baik,” kata Inzaghi.

Inter: Harapan Setelah Kegagalan

Meski pahit, Inzaghi tetap mencoba memetik pelajaran. “Ini kekalahan yang berat karena terjadi di final. Namun, kami bisa bangkit dari kekalahan ini, seperti yang kami lakukan pada 2023 dan kemudian menjuarai liga musim berikutnya,” ungkapnya dengan nada optimistis.

Dia menegaskan bahwa perjuangan timnya layak diapresiasi. “Saya berterima kasih kepada para pemain atas apa yang mereka lakukan musim ini. Kami memang tak meraih trofi, tapi saya bangga menjadi pelatih mereka,” kata Inzaghi lagi.

Total, Inter telah memainkan 58 laga musim ini. “Kami sudah memberikan segalanya untuk sampai ke titik ini. Kami kecewa, sedih. Namun, para pemain telah mengerahkan seluruh kemampuan mereka,” tutup Inzaghi.

Inter Milan masih harus menunggu lebih lama untuk kembali mengangkat trofi di kompetisi elite ini. Yang jelas, dari dua tahun penuh perjuangan ini, mereka tahu satu hal: mereka memang kalah, tapi belum habis.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan