Tergusur untuk Asian Games 2018, Arena Olahraga Pacuan Kuda Dibangun Lagi di Pulomas

Olahraga pacuan kuda akan memiliki arena megah di Pulomas. Pembangunan diperkirakan rampung awal tahun 2026.

OlehThomas
Diperbarui 23 April 2025, 21:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Revitalisasi untuk Asian Games 2018 membuat kawasan Pulomas tak memiliki jalur untuk olahraga pacuan kuda sejak 2016. Kembali meningkatnya antusiasme masyarakat akan olahraga berkuda pacu membuat fasilitas pacuan kuda akan kembali dibangun di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP).

Pada Rabu 23 April 2025, PT Pulo Mas Jaya bersama PT Arena Pacu Nusantara atau Sarga Land menandatangani PerjanjianKerjasama Pemanfaatan, Pembangunan dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga Berkuda Pacu di JIEPP.

Pembangunan arena berkuda pacu ini akan dilakukan dalam waktu setahun. Biayanya sangat besar mencapai lebih dari Rp 100 miliar. Bahkan ditargetkan awal tahun 2026, JIEPP sudah bisa menggelar event pacuan kuda kelas internasional.

“Penandatanganan PKS hari ini akan menjadi langkah konkrit dalam mewujudkan misi Sarga Land yaitu membangun, mengelola, dan mengoperasikan berbagai arena pacuan kuda serta fasilitas berkuda di Indonesia, sebagai upaya untuk membangkitkan olah raga pacuan kuda di Indonesia," ujar Direktur utama PT Arena Pacu Nusantara atau Sarga, Aseanto Oudang.

"Target selesainya kuartal pertama tahun depan. Kita mulai bangun segera. Pertanda-tanda tangan hari ini kami sudah siap bangun. Tugas saya adalah juga untuk mencari investor-investor untuk bekerjasama dengan kami. Jadi kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan PMJ tentu dengan dukungannya PP Pordasi. Untuk mengambangkan event internasional yang saya targetkan di awal 2026."

Fasilitas Mewah Pacuan Kuda Pulomas

Kompleks fasilitas olah raga berkuda pacu yang dibangun oleh Sarga Land di JIEPP ini, akan mencakup fasilitas utama lintasan pacu sepanjang 1.600 meter, kandang kuda permanen dua lantai (two-storey on-course stables) sejumlah 190 kandang, kandang karantina, paddock, changing room, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya seperti kolam kuda (equine pools), horsewalkers, sandrolls dan ruang bilas kuda (washdown bays).

Tersedia juga area UMKM yang siap untuk dimanfaatkan dalam mendukung penyelenggaraan event olah raga berkuda.

Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) menyambut baik kembali hadirnya arena olahraga berkuda pacu di Jakarta. Pasalnya sudah banyak komunitas berkuda yang menantikan kembalinya arena pacuan kuda di ibukota.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Pengurus Pusat Pordasi, menempuh aspirasi dari teman-teman komunitas pacuan kuda se-Indonesia yang rindu kembali berpacu di Pulo Mas. Dan kebetulan sekali ini sama persis dengan arahan yang saya dapat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan kembali pacuan kuda di Pulo Mas. Nah namun, karena Pordasi adalah cabang olahraga, fokus kami adalah pembinaan, fokus kami adalah pengembangan pendukungnya dan kami bukan wadah untuk mengumpulkan uang. Perlu mitra-mitra strategis, mitra komersial seperti Sarga yang hari ini sudah menandatangani kerjasama dengan Pulo Mas Jaya sebagai pemilik lokasi. Jadi tugas kami di Pordasi, harapan teman-teman komunitas pacu akhirnya tersampaikan berkat dukungan antara swasta dan pemerintah dengan kami dari cabang olahraga," ujar ketua PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan