Liputan6.com, Jakarta Kiprah Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2025 menjadi sorotan publik setelah sukses menyapu bersih seluruh pertandingan grup. Dengan tiga kemenangan dari tiga laga, Garuda Asia berhasil melangkah ke babak perempat final sebagai juara Grup C. Perjalanan ini menandai momentum baru bagi sepak bola usia muda Indonesia di level Asia.
Laga selanjutnya akan menjadi tantangan besar karena Indonesia harus menghadapi Korea Utara, salah satu tim tersukses dalam sejarah kompetisi ini. Korea Utara pernah dua kali menjuarai Piala Asia U-17, masing-masing pada tahun 2010 dan 2014. Lawan tangguh ini lolos sebagai runner-up Grup D setelah hasil imbang kontra Oman.
Selain pertaruhan tiket semifinal, laga ini juga menjadi penentu kesiapan Indonesia menjajal Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Turnamen tersebut akan digelar pada 3–27 November mendatang dan delapan tim Asia, termasuk Indonesia, telah mengamankan tempatnya.
Perjalanan Sempurna di Fase Grup
Timnas Indonesia U-17 mencatatkan langkah meyakinkan sepanjang babak penyisihan Grup C. Mereka tampil tanpa celah dengan meraih tiga kemenangan dalam tiga pertandingan, sebuah pencapaian yang sangat jarang terjadi di turnamen besar ini. Lawan-lawan yang dihadapi pun bukan tim sembarangan, termasuk Korea Selatan yang biasanya menjadi kekuatan utama di Asia.
Laga pembuka melawan Korea Selatan menjadi sinyal kekuatan Garuda Muda setelah mereka menang tipis 1-0. Pertandingan itu memperlihatkan pertahanan solid serta penyelesaian akhir yang efektif dari Indonesia. Kepercayaan diri tim meningkat drastis usai kemenangan penting tersebut.
Pertandingan kedua melawan Yaman berakhir dengan skor 4-1, menunjukkan bahwa tim ini juga punya daya dobrak luar biasa. Lalu, di laga terakhir melawan Afghanistan, Indonesia sempat tertahan hingga menit ke-90. Namun, dua gol dramatis dari Fadly Alberto (90+2’) dan Zahaby Gholy (90+4’) membawa kemenangan 2-0 dan memastikan posisi puncak klasemen.
Lolosnya Korea Utara dari Grup D
Korea Utara memastikan tiket ke perempat final dengan status runner-up Grup D. Mereka menahan imbang tuan rumah Oman 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Hasil tersebut cukup untuk membawa mereka melangkah ke babak berikutnya berkat akumulasi poin yang unggul dari Oman.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180577/original/074787500_1743783583-GntCIvSaMAEfkgV.jpeg)