DPP Perbasi Perberat Sanksi untuk Pebasket yang Pukul Lawan di Bogor

Perbasi memberikan sanksi larangan bermain selama dua tahun untuk pebasket SMP yang memukul lawan di Bogor.

OlehThomas
Diterbitkan 23 Februari 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sanksi Berat untuk Asisten Pelatih

Selain RCS, Perbasi juga memberikan sanksi berat kepada asisten pelatih SMP Mardiwaluyo bernama Attar Andi Taria. Pasalnya Attar terbukti mengancam pihak yang mengunggah video kekerasan RCS di media sosial dengan mengatasnamakan sebagai perwakilan Perbasi. Lisensi kepelatihan Attar dicabut selama tiga tahun.

"Kami juga menemukan adanya oknum yang mengatasnamakan Perbasi tapi sebenarnya bukan yaitu seorang asisten pelatih dari SMP Mardiwaluyo bernama Attar dimana dia kami nilai melakukan pelanggaran sangat berat karena mengatasnamakan Perbasi dan kedua mencoba menutupi kejadian kekerasan tersebut dengan mengancam anak-anak untuk menurunkan konten yang sudah tersebar. Untuk itu karena sodara Attar merupakan pelatih berlisensi kami DPP Perbasi memutuskan untuk membekukan lisensi kepelatihan yang dimilikinya selama tiga tahun di seluruh kompetisi di Indonesia. Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi kami tidak ingin ini terulang lagi," tegas Budi.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga meminta bila ada kejadian serupa seperti yang dilakukan RCS di berbagai tingkatan kompetisi bola basket nasional untuk melapor kepada Perbasi. Budi berjanji akan memberikan tindakan tegas bagi siapapun yang melakukan kekerasan, bullying atau pelecehan di bola basket nasional.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan